29/04/2026
Selain 6 jenis ibadah yang telah disebutkan, masih banyak amalan yang masih bisa dilakukan oleh wanita haid, diantaranya;
1. Membaca Alquran tanpa menyentuh lembaran mushaf.
2. Boleh menyentuh ponsel atau tablet yang ada konten
Al-Qur'annya, karena benda semacam ini tidak dihukumi Alquran. Sehingga, bagi wanita haid yang ingin tetap menjaga
rutinitas membaca Alquran, sementara dia tidak memiliki hatalan, bisa menggunakan bantuan gawai (gadget).
3. Berzikir dan berdoa. Baik yang terkait waktu tertentu, misalnya doa setelah azan, doa seusai makan, doa memakai baju, atau doa hendak
masuk WC, dan sebagainya.
4. Membaca zikir mutlak sebanyak mungkin, seperti memperbanyak tasbih (Subhanallah), tahlil (La ilaha illallah), tahmid (Alhamdulillah),
dan zikir lainnya. Ulama sepakat wanita haid atau orang junub boleh membaca zikir. (Fatawa Syabakah Islamiyah, no. 25881).
5. Belajar ilmu agama, seperti membaca membaca buku-buku Islam. Sekalipun di sana ada kutipan ayat Alquran, namun para ulama sepakat itu tidak dihukumi sebagaimana Al-Qur’an, sehingga boleh disentuh.
6. Mendengar kajian atau bacaan Al-Qur’an.