21/08/2024
Kenali dan waspadai Mpox (cacar monyet).
Di Indonesia, sebanyak 88 kasus Mpox ditemukan selama 2022-2024. Ada beberapa tanda dan gejala dari cacar monyet diawali dengan demam kemudian muncul lesi kulit yang kemerahan, menonjol, melenting, dan bisa pecah menjadi keropeng. Kondisi ini mirip dengan gejala cacar atau cacar air namun pada cacar monyet terdapat pembesaran kelenjar getah bening. Selain itu cacar monyet tidak seperti COVID-19, yang dapat menyebarkan virus ketika tidak bergejala.
Terkait pengobatan dan perawatan, secara umum cacar monyet tidak membutuhkan obat khusus. Namun pada beberapa kondisi tertentu yang cukup berat dan berisiko terjadi komplikasi, dapat diberikan pengobatan antivirus monkeypox. Lesi kulit akan menghilang 2-4 minggu. Beberapa hal yang mungkin perlu dilakukan mungkin untuk mengatasi gejala (seperti demam dan gatal).
Pencegahan cacar monyet dapat dilakukan dengan cara:
1. Memastikan pasien dengan cacar monyet di isolasi menghindari paparan kepada orang lain. Isolasi hingga lesi kulit mengering (2-4 minggu)
2. Menghindari kontak kulit secara langsung pada pasien dengan pasien cacar monyet atau hewan
3. Lakukan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) serta mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir
4. Konsumsi makanan yang matang sempurna.
5. TerPENTING: hindari hoax (menghindari berita-berita bohong dan tidak valid)
Tetap tenang, jangan panik dan tetap waspada merupakan salah satu kunci agar terhindari dari penyakit. Namun, apabila Anda mengalami tanda dan gejala cacar monyet seperti yang telah disebutkan diatas, silahkan bertanya dan berkonsultasi dengan dokter di pelayanan kesehatan terdekat.