28/09/2023
Pterygium, Lemak Mata, Surfer's Eye
🔴Surfer’s eye atau pterygium adalah penyakit mata yang ditandai dengan tumbuhnya selaput pada bagian putih bola mata yang bisa mencapai kornea. Kondisi ini dapat terjadi pada salah satu mata saja atau kedua mata sekaligus.
🔴Pterygium atau pterigium dapat diawali dengan munculnya pinguecula yang merupakan noda kekuningan di bagian putih mata. Pinguecula timbul akibat penggumpalan protein, lemak, atau kalsium di dalam mata.
🔴Pterigium bukan sel kanker dan jarang menyebabkan komplikasi berbahaya. Namun, jika terus tumbuh dan menyebar sampai menutupi kornea atau bahkan pupil mata, pterigium dapat mengganggu penglihatan penderitanya.
🔴Penyebab Pterygium
Penyebab pterigium belum diketahui secara pasti. Namun, kondisi ini lebih banyak terjadi pada mereka yang sering melakukan aktivitas di luar ruangan. Paparan sinar matahari yang berlebihan menjadi faktor yang paling berisiko menyebabkan pterigium.
🔴Selain itu, mata yang kering diduga bisa menjadi faktor pemicu. Pasir, debu, asap, serta angin juga diduga bisa meningkatkan risiko pterigium. Pterigium juga dapat bermula dari munculnya pinguecula pada mata, terutama yang tumbuh hingga mencapai kornea mata.
🔴Gejala Pterygium
Gejala pterigium ditandai dengan tumbuhnya selaput pada bagian putih (sklera) permukaan bola mata, disertai dengan gejala lain yang mengganggu, antara lain: Mata merah, Rasa gatal atau perih di area selaput, Sensasi seperti ada pasir yang mengganjal di mata, juga dapat menyebabkan penglihatan terganggu seperti pandangan menjadi samar atau ganda.
🔴Komplikasi Pterygium
Meski jarang terjadi, pterigium dapat tumbuh hingga mencapai kornea dan menyebabkan komplikasi berupa luka pada kornea. Kondisi ini dapat mengakibatkan hilangnya penglihatan jika tidak ditangani.
🔴Pencegahan Pterygium
Pterigium dapat dicegah dengan memakai kacamata hitam atau topi saat beraktivitas di luar ruangan. Upaya tersebut bertujuan untuk menghindari paparan sinar matahari, asap, atau debu yang dapat memicu pterigium, jaga kelembapan mata dengan menggunakan herbal tetes mata.
Ditinjau oleh Dr. Pittara untuk alodoc.com
Referensi :
Graue-Hernandez, E., et al. (2019). Practice Patterns in the Management of Primary Pterygium: A Survey Study. Cornea, 38(11), pp. 1339–44.
Rezvan, F., et al. (2018). Prevalence and Risk Factors of Pterygium: A Systematic Review and Meta-Analysis. Survey of Ophthalmology, 63(5), pp. 719–35.
National Institute of Health (2022). Medline Plus. Standard Eye Exam.
National Institute of Health (2020). Medline Plus. Pterygium.
Victoria State Government (2021). Better Health Channel. Pterygium.
Mayo Clinic (2019). Tests & Procedures. Eye Exam.
Delgado, A. Healthline (2018). Pinguecula.
Delgado, A. Healthline (2018). Pterygium.
Fisher, J. Medscape (2019). Pterygium Treatment & Management.
Seltman, W. WebMD (2020). What is Surfer's Eye?
🔴Mata anda terdapat lemak, sering berair, terdapat kotoran atau sesuatu yang menghalangi penglihatan ?
🔴Lemak mata, kotoran- kotoran, atau penghalang di mata dapat menyebabkan penyakit yang dapat menghalangi penglihatan seperti katarak, glaukoma, minus, plus, rabun, dll bahkan bisa menyebabkan kebutaan.
🔴Tak perlu khawatir karena ada Herbal gurah mata klasik yang terbuat dari bahan-bahan alami sehingga aman digunakan, dan telah diasma' di do'akan dengan ayat-ayat ruqyah, dzikir, dan do'a-do'a kesembuhan, oleh karena itu segera miliki Herbal gurah mata klasik sekarang juga
🔴Untuk pemesanan hubungi agen resmi herbal gurah mata klasik
https://api.whatsapp.com/send?phone=6287736707470