Hemodialisa RSUD Menggala

Hemodialisa RSUD Menggala Instalasi Hemodialisa RSUD Menggala adalah salah satu unit pelayanan unggulan yang ada di RSUD Menggala yang melayani pasien penyakit ginjal.

post operasi CAPD ke 19, berkolaborasi dengan tim bedah dan anastesi...post 19th procedure insertion of CAPD, colaborate...
01/10/2019

post operasi CAPD ke 19, berkolaborasi dengan tim bedah dan anastesi...

post 19th procedure insertion of CAPD, colaborate with surgeon and anasthesiologist...

don't worry, we're doing d best
19/09/2019

don't worry, we're doing d best

tim CAPD Instalasi PGT (Pelayanan Ginjal Terpadu) RSUD Menggala...
19/09/2019

tim CAPD Instalasi PGT (Pelayanan Ginjal Terpadu) RSUD Menggala...

15/09/2019

kini, HD bukan satu2 nya solusi untk pasien GGK. RSUD menggala sudh memiliki tindakan CAPD (dialisis memanfaatkan membran peritoneum yg ad di perut). kunjungi kami untuk informasi lebih lengkap... 🙏🏻🙏🏻🙏🏻

Subhanalloh..
03/04/2018

Subhanalloh..

Not always can natural remedies be good for a medical condition despite of how effective they are. Sometimes, in serious conditions, only medical technology can help such as in the case of kidney dialysis. Without dialysis, a patient may not survive and what makes the suffering greater is the waitin...

Semoga bisa bermanfaat bagi penderita gagal ginjal...
03/04/2018

Semoga bisa bermanfaat bagi penderita gagal ginjal...

Not always can natural remedies be good for a medical condition despite of how effective they are. Sometimes, in serious conditions, only medical technology can help such as in the case of kidney dialysis. Without dialysis, a patient may not survive and what makes the suffering greater is the waitin...

23/02/2018

MANFAAT AIR BAGI KESEHATAN GINJAL

Menjaga ginjal agar tetap sehat dengan minum “air secara bijak.” Ini artinya minumlah air dalam jumlah yang tepat untuk Anda. Kesalahpahaman yang umum adalah bahwa setiap orang harus minum delapan gelas air setiap hari, tetapi karena setiap orang berbeda, maka kebutuhan air per hari akan bervariasi bagi setiap orang. Berapa banyak air yang Anda butuhkan, itu tergantung pada perbedaan usia, iklim, intensitas latihan, kehamilan, menyusui, dan penyakit yang dialami.

Sekitar 60-70% dari berat badan kita terdiri dari air, dan setiap bagian dari tubuh membutuhkan air agar dapat berfungsi dengan baik. Air membantu ginjal untuk membuang limbah dari darah Anda dalam bentuk urin. Air juga membantu menjaga pembuluh darah agar tetap terbuka sehingga darah dapat mengalir secara bebas ke ginjal, dan memberikan nutrisi penting untuk mereka. Tetapi jika Anda mengalami dehidrasi, maka sistem pengiriman air, darah dan nutrisi akan terganggu. Dehidrasi yang ringan akan membuat Anda merasa lelah, dan dapat menggangu fungsi tubuh secara normal. Dehidrasi yang berat dapat menyebabkan kerusakan ginjal, sehingga sangat penting untuk minum air yang cukup ketika Anda bekerja atau latihan yang keras, dan terutama dalam cuaca yang hangat dan dingin.

Berikut ini adalah 6 tips untuk memastikan bahwa Anda minum air dengan cukup untuk menjaga ginjal Anda tetap sehat:

1. Delapan gelas minum air adalah baik, tetapi tidak selalu harus! Tidak ada aturan baku, bahwa setiap orang membutuhkan 8 gelas air dalam sehari. Ini hanya rekomendasi yang umum berdasarkan fakta, bahwa kita terus kehilangan air dari dalam tubuh, dan memerlukan asupan air yang cukup untuk bertahan hidup dalam jumlah yang optimal bagi pertumbuhan setiap orang. The Institute of Medicine memperkirakan bahwa pria membutuhkan air sekitar 13 gelas (3 liter) sehari, dan wanita membutuhkan air sekitar 9 gelas (2,2 liter) per hari.

2. Berbeda ketika Anda memiliki gagal ginjal (stadium akhir dari penyakit ginjal). Ketika seseorang mengalami gagal ginjal, mereka tidak dapat mengeluarkan cairan yang cukup melalui urin, atau bahkan tidak ada sama sekali. Bagi mereka yang menerima pengobatan dialisis, cairan harus benar-benar dibatasi.

3. Boleh saja minum air yang sangat banyak. Meskipun hal ini tidak umum terjadi pada kebanyakkan orang, daya tahan atlet seperti pelari maraton mungkin akan meminum air dalam jumlah yang besar, ini dapat mengeluarkan natrium dalam darah mereka, sehingga hasilnya akan berbahaya, ini yang disebut dengan hiponatremia.

4. Urin Anda dapat memberitahukan banyak hal. Untuk kebanyakan orang, minum “air secara bijak” berarti minum air yang cukup atau minum minuman kesehatan lainnya, seperti jus tanpa gula atau susu rendah lemak hanya untuk memuaskan dahaga serta guna menjaga agar urin berwarna kuning muda ataupun bening. Ketika urin Anda berwarna kuning gelap, ini menunjukkan bahwa Anda mengalami dehidrasi. Anda harus membuat dan minum kembali sekitar 1,5 liter sehari (sekitar 6 gelas).

5. H2O membantu mencegah batu ginjal dan infeksi saluran kemih. Batu ginjal dan infeksi saluran kemih (ISK) adalah dua kondisi medis yang umum terjadi sehingga dapat melukai ginjal. Untuk itu hidrasi yang baik adalah penting. Batu ginjal tidak mudah terbentuk ketika air dalam tubuh tersedia dengan cukup guna mencegah pembentukan batu kristal yang saling menempel. Air juga membantu melarutkan antibiotik untuk mengobati infeksi pada saluran kemih, dan membuatnya lebih efektif. Minum cukup air juga membantu menghasilkan lebih banyak urin untuk membersihkan bakteri penyebab infeksi.

6. Waspadalah terhadap obat pil dan prosedur pada tindakan medis. Minum air yang banyak ketika mengkonsumsi obat-obatan tertentu atau – sebelum dan setelah melakukan tindakan dengan pewarna kontras, guna membantu mencegah kerusakan pada ginjal. Bacalah label setiap obat dan bertanya sebelum melakukan prosedur medis dengan pewarna kontras. Selalu berkonsultasi dengan dokter Anda terlebih dahulu, terutama jika Anda harus membatasi cairan karena penyakit gagal ginjal.

INGAT, ketika minum “air secara bijak”, maka ginjal yang sehat adalah sebuah hadiah!

Sumber: National Kidney Foundation (NKF)

28/10/2017

AYO SAYANGI GINJAL

Belakangan ini, kasus cuci darah memang kian naik jumlahnya dan bukan lagi monopoli orang tua, tetapi juga merambah ke usia muda. Cuci darah biasanya disebabkan hipertensi dan kencing manis. Namun kini di kalangan muda, kebanyakan disebabkan oleh minuman yang tidak sehat. lni dipertegas oleh keterangan pasien atau keluarganya. Sangat disayangkan, kerena ketidaktahuan atau bujukan iklan, berujung fatal.

GINJAL
Ginjal mengeluarkan racun dari tubuh melalui urin. Bentuknya seperti kacang polong, ada dua buah, di kiri dan kanan. Orang awam menyebutnya buah pinggang karena letaknya di pinggang. Panjang ginjal sekitar 11 cm dengan berat 150 gram. Setiap hari, hampir 200 liter darah yang dibersihkan oleh ginjal dengan hasil kira-kira 2 liter air. Zat yang tidak bermanfaat dibuang via urin dan zat-zat yang masih dibutuhkan akan diserap.

Ginjal memiliki lebih satu juta unit penyaring mini yang disebut nefron. Setiap nefron mengandung glomerulus dan tubulus. Glomerulus adalah pembuluh darah kapiler (halus) ginjal yang dilalui sejumlah cairan yang berasal dari darah. Sementara itu, darah yang mengalir pada kedua ginjal sekitar 1100 ml setiap menitnya. Sedangkan tubulus yang panjang merupakan tempat cairan hasil penyaringan yang kemudian diubah menjadi urin. Selain membuang racun, ginjal juga memiliki fungsi yang penting antara lain; memproduksi hormon seperti eritropoetin, hormon ini penting di dalam pembentukan sel darah merah pada tulang sumsum; renin yang mengatur tekanan darah ginjal; serta kalsitriol yang mengatur keseimbangan kalsium dan mengatur keseimbangan kadar mineral seperti natrium dan kalium.

GANGGUAN FUNGSI GINJAL
Nefron sebagai unit yang penting pada ginjal, mudah mengalami kerusakan. Sayangnya, jika ini rusak, maka ginjal tidak dapat membentuk nefron baru. Dan, perlu diketahui, seiring waktu. usia di atas 40 tahun akan menyebabkan proses penuaan sehingga menurunkan fungsi nefron 10% setiap 10 tahun. Sehingga jika usia Anda 60 tahun. maka kemungkinan penurunan fungsi ginjal adalah 20%.

Selain itu, trauma zat kimia dan ragam penyakit pun bisa menjadi penyebab kelainan nefron. Kelainan
nefron berarti gangguan pada glomerulus dan tubulus sebagai alat penyaring. Jika alat ini rusak, maka berbagai zat atau racun tidak dapat disaring. Sehingga tubuh akan keracunan. Karena itulah, penderita gagal ginjal harus melakukan cuci darah agar racun bisa dikeluarkan hingga darah bersih kembali.

SILENT KILLER
Sadar atau tidak, gagal ginjal biasanya terjadi akibat ketidaktahuan. Padahal, jika ditelaah. kadang hanya merupakan akibat dari hal yang sepele. Biasanya, karena mereka s**a minum minuman yang merusak ginjal. Berbagai merek minuman tersebut dipasarkan bebas dengan iklan yang bombastis. Padahal, jika minuman ini diminum rutin setiap hari, akan merusak ginjal. Mengapa? Sebab kandungan zat minuman tersebut memberatkan ginjal untuk menyaringnya.

Cairan yang pekat dan zat yang dikandung beberapa minuman tersebut diduga dapat meningkatkan tekanan hidrostatik pada kapiler glomerulus (normal 60 mmHg) dan kapiler tubulus (13 mmHg) sehingga kapiler halus ini mudah mengalami gangguan. Selain minuman. beberapa jenis obat juga dapat merusak ginjal, seperti obat pereda rasa sakit dan antibiotik. Oleh sebab itu, minum obat sebaiknya atas saran dokter.

Selain itu, kebiasaan
menahan buang air kecil dan kurang minum air putih adalah hal yang bisa berakibat buruk bagi ginjal. Sebab, hal itu akan membuat cairan pada kapiler ginjal pekat dan meninggalkan endapan racun atau kuman. Bila itu terakumulasi, akan mudah infeksi dan membentuk batu ginjal dan dapat berujung dengan gagal ginjal. Ginjal ada dua. kiri-kanan. Saat satu ginjal sakit, maka fungsinya akan diambil alih oleh ginjal yang sehat, sampai yang sehat pun akan sakit jika terus dibiarkan kondisi yang menyebabkan penyakit sebelumnya.

DEHIDRASI LATEN
Duduk berjam-jam di ruangan berAC suatu hal yang menyenangkan. Namun ada yang perlu diwaspadai yakni dehidrasi Iaten. Suhu dingin sebagai vasokonstriksi pembuluh darah perifer kulit akan menghambat aliran darah sehingga pori-pori kulit menutup. Akibatnya. pembuangan racun via keringat terhambat. Sebagai kompensasi. aliran darah ke ginjal meningkat agar produksi urin meningkat. Itulah sebabnya pada suhu dingin orang cenderung beser sehingga dapat terjadi dehidrasi. Tapi, orang tidak merasa haus. lnilah yang perlu diperhatikan dengan cara melihat warna urin saat kencing. Bila urin berwarna kuning apalagi pekat artinya tubuh kekurangan cairan. Paling baik adalah jika warna urin seperti air putih. Selain itu. dapat juga terjadi, building sick syndrome akibat pembuangan racun via keringat terhambat. Disarankan sesekali lakukan gerakan-gerakan ringan untuk melancarkan aliran darah perifer atau jika waktu rehat sebaiknya ke luar gedung yang tak ber~AC.

RAWAT GINJAL ANDA
Cuci darah itu sama saja dengan cuci uang.Tentu saja dalam arti kiasan. Bisa dibayangkan. Biaya cuci darah butuh dana sekitar 6 juta lebih setiap bulan. Setahun mencapai 68 juta dan cuci darah dilakukan seumur hidup. Sekadar diketahui, perjalanan penyakit gagal ginjal itu ibarat lilin yang sedikit demi sedikit mengalami penurunan fungsi. Transplantasi ginjal? Lebih mahal. Sebab itu, rawatlah ginjal sebelum ia sakit.

Merawat ginjal cukup mudah dan murah. Biasakan minum air putih 1-2 gelas saat bangun tidur Ialu lakukan olahraga ringan. Agar sirkulasi darah lancar. jangan s**a menahan kencing, paling lama tahan kencing satu jam, itupun kalau terpaksa. Sebab, jika lebih dari itu, dapat menimbulkan penyakit.

Stop minuman ringan bersoda, penambah energi atau minuman yang menqandung pewarna dan pengawet. Stop rokok penyebab hipertensi, jangan terbujuk oleh iklan yang menyesatkan. Minum air putih cukup 2 Iiter sehari atau 8 gelas sehari sesuai kebutuhan. Konsultasi ke dokter saat mengkonsumsi obat-obatan. Jika semua hal tersebut kita biasakan, semoga ginjai kita tetap sehat, dan tubuhpun tetap terjaga kondisinya.

Sumber : dr. Suwardi

09/06/2017

Penyakit Gagal Ginjal
Penyakit Gagal Ginjal adalah suatu penyakit dimana fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak lagi mampu bekerja sama sekali dalam hal penyaringan pembuangan elektrolit tubuh, menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh seperti sodium dan kalium didalam darah atau produksi urine.
Penyakit gagal ginjal ini dapat menyerang siapa saja yang menderita penyakit serius atau terluka dimana hal itu berdampak langsung pada ginjal itu sendiri. Penyakit gagal ginjal lebih sering dialami mereka yang berusia dewasa, terlebih pada kaum lanjut usia.

A. Penyebab Gagal Ginjal
Terjadinya gagal ginjal disebabkan oleh beberapa penyakit serius yang diderita oleh tubuh yang mana secara perlahan-lahan berdampak pada kerusakan organ ginjal. Adapun beberapa penyakit yang sering kali berdampak pada kerusakan ginjal diantaranya :
o Penyakit tekanan darah tinggi (Hypertension)
o Penyakit Diabetes Mellitus (Diabetes Mellitus)
o Adanya sumbatan pada saluran kemih (batu, tumor, penyempitan/striktur)
o Kelainan autoimun, misalnya lupus eritematosus sistemik
o Menderita penyakit kanker (cancer)
o Kelainan ginjal, dimana terjadi perkembangan banyak kista pada organ ginjal itu sendiri (polycystic kidney disease)
o Rusaknya sel penyaring pada ginjal baik akibat peradangan oleh infeksi atau dampak dari penyakit darah tinggi. Istilah kedokterannya disebut sebagai glomerulonephritis.

Adapun penyakit lainnya yang juga dapat menyebabkan kegagalan fungsi ginjal apabila tidak cepat ditangani antara lain adalah ;
1. Kehilangan carian banyak yang mendadak seperti : muntaber, perdarahan, luka bakar
2. Penyakit lainnya seperti penyakit Paru (TBC), Sifilis, Malaria, Hepatitis, Preeklampsia, Obat-obatan dan Amiloidosis.

Penyakit gagal ginjal berkembang secara perlahan kearah yang semakin buruk dimana ginjal sama sekali tidak lagi mampu bekerja sebagaimana fungsinya. Dalam dunia kedokteran dikenal 2 macam jenis serangan gagal ginjal yaitu : Gagal Ginjal Akut (GGA) dan Gagal Ginjal Kronik (GGK).

B. Tanda dan Gejala Penyakit Gagal Ginjal
Adapun tanda dan gejala terjadinya gagal ginjal yang dialami penderita secara akut antara lain : bengkak mata, kaki, nyeri pinggang hebat (kolik), kencing sakit, demam, kencing sedikit, kencing merah (darah), sering kencing.
Kelainan Urin : protein, darah / eritrosit, sel darah putih / lekosit, bakteri.
Sedangkan tanda dan gejala yang mungkin timbul oleh adanya gagal ginjal kronik antara lain : Lemas, tidak ada tenaga, nafsu makan tidak ada, mual, muntah, bengkak, kencing berkurang, gatal, sesak napas, pucat/anemi.
Kelainan urin : Protein, Eritrosit, Lekosit.
Kelainan hasil pemeriksaan Lab. lain: Creatinine darah naik, Hb turun, Urin: protein selalu positif.

C. Penentuan Diagnosa Gagal Ginjal

Seorang Dokter setelah menanyakan riwayat kesehatan penderita dan tanda serta gejala yang timbul, untuk menentukan adanya/terjadinya kegagalan fungsi ginjal maka Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik yang difokuskan pada kemungkinan pembesaran organ ginjal atau pembengkakan sekitar ginjal. Apabila dicurigai terjadinya kerusakan fungsi ginjal, maka penderita akan dikonsultasikan kepada seorang ahli ginjal (Nephrologist).

Selanjutnya dilakukan pemeriksaan laboratorium baik darah ataupun urine guna melihat kadar elektrolit sodium dan potassium/kalium. Pada kasus-kasus tertentu tim medis mungkin melakukan pemasangan selang kateter kedalam kantong urine (bladder) untuk mengeluarkan urine. Bila diperlukan, Tim medis akan menyarankan pemeriksaan pengambilan gambar struktur ginjal dengan metode Ultrasound, Computed Tomography (CT) scans atau dengan cara Magnetic Resonance Imaging (MRI) scans. Bahkan ada kemungkinan dilakukannya tindakan biopsy, yaitu pengambilan contoh (sample) jaringan ginjal.

D. Pengobatan dan Penanganan Gagal Ginjal

Penanganan serta pengobatan gagal ginjal tergantung dari penyebab terjadinya kegagalan fungsi ginjal itu sendiri. Pada intinya, tujuan pengobatan adalah untuk mengendalikan gejala, meminimalkan komplikasi dan memperlambat perkembangan penyakit. Sebagai contoh, pasien mungkin perlu melakukan diet penurunan intake sodium, kalium, protein dan cairan. Bila diketahui penyebabnya adalah dampak penyakit lain, maka dokter akan memberikan obat-obatan atau therapy misalnya pemberian obat untuk pengobatan hipertensi, anemia atau mungkin kolesterol yang tinggi.

Seseorang yang mengalami kegagalan fungsi ginjal sangat perlu dimonitor pemas**an (intake) dan pengeluaran (output) cairan, sehingga tindakan dan pengobatan yang diberikan dapat dilakukan secara baik. Dalam beberapa kasus serius, pasien akan disarankan atau diberikan tindakan pencucian darah {Haemodialisa (dialysis)}. Kemungkinan lainnya adalah dengan tindakan pencangkokan ginjal atau transplantasi ginjal.

E. Tindakan Pencegahan Terserang Penyakit Ginjal

Kita yang dalam kondisi "merasa sehat" setidaknya diharapkan dapat melakukan pemeriksaan ke Dokter/kontrol/laboratorium. Sedangkan bagi mereka yang dinyatakan mengalami gangguan ginjal, baik ringan atau sedang diharapkan berhati-hati dalam mengkonsumsi obat-obatan seperti obat rematik, antibiotika tertentu dan apabila terinfeksi segera diobati, hindari kekurangan cairan (muntaber), kontrol secara periodik.

13/04/2017

Beberapa tips dan cara untuk menjaga kesehatan ginjal kita :
1. Berolahraga secara teratur dan rutin
2. Minum air putih minimal 2 liter sehari
3. Hindari kegemukan/obesitas
4. Menjaga tekanan darah agar tidak terlalu tinggi
5. Perhatikan pola makan yang sehat
6. Menjaga kadar gula yang masuk kedalam tubuh
7. Jangan mengkonsumsi obat sembarangan
8. Mengurangi asupan garam dan konsumsi makanan asin
9. Hindari minuman beralkohol dan rokok
10. Hindari stress yang berlebihan
11. Periksakan kesehatan ginjal bila diperlukan
12. Selalu berdoa semoga Tuhan YME senantiasa menjaga kesehatan kita..
Demikian semoga bermanfaat

06/04/2017

Selamat datang dihalaman instalasi Hemodialisa RSUD Menggala, semoga halaman ini bermanfaat sebagai sarana berbagi informasi terutama seputar masalah penyakit ginjal...

Address

Menggala

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Hemodialisa RSUD Menggala posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Practice

Send a message to Hemodialisa RSUD Menggala:

Share