09/09/2024
Workshop Tatalaksana Cegah Stunting Pada Fasilitas Kesehatan Pertama
Mentok 3 September 2024
Tenaga kesehatan di fasilitas pertama adalah garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dalam hal ini untuk penanganan stunting.
Peranan dokter umum sangat penting dalam menanggulangi stunting. Karena selain bertugas untuk melakukan deteksi dini dan penanganan pasien dengan indikasi stunting, dokter umum juga berperan dalam proses monitoring pasien untuk menentukan keberhasilan pengobatan. Dengan demikian, dokter umum perlu dibekali dengan kemampuan dalam proses penatalaksanaan pasien stunting, mulai dari deteksi hingga terapi lanjutan dalam hubungannya dalam jejaring rujukan dengan dokter spesialis anak di rumah sakit.
Sejalan dengan Perpes No.72 tahun 2021 dimana disebutkan bahwa perlu langkah
konvergensi yang melibatkan kolaborasi multipihak dalam upaya percepatan penurunan angka stunting termasuk pihak swasta.
Acara ini terselenggara atas kerjasama Dinas Kesehatan dan Nutricia Sari Husada.
Peserta pada kegiatan ini adalah dokter spesialis anak, dokter umum, ahli gizi, bidan, dan perawat yang ada di RSUD, RSBT, dan Puskesmas se- Kab Bangka Barat.
Narasumber pakar adalah dokter spesialis anak dari RS Mohammad Hoesin Palembang yaitu dr. Julius Anzar, Sp.A(K), narasumber dari IDI Bangka Barat yaitu dr. Mariya Ulfah, dan sebagai fasilitator dr. Mina, Sp.A
Tujuan acara ini.adalah untuk meningkatkan pengetahuan Dokter Umum dan tenaga kesehatan lainnya pada fasilitas kesehatan tingkat pertama mengenai:
- penatalaksanaan stunting
- deteksi dini
- monitoring keberlanjutan pengobatan pada pasien yang telah dirujuk balik dari Rumah Sakit.