Rumah CA

Rumah CA Forum sharing info & knowledge tentang berbagai penyakit degeneratif & kanker. Kami bukan dokter.

Disclaimer:
Informasi yang disajikan diatas dimaksudkan untuk tujuan informasi/edukasi.

27/04/2026
21/04/2026

12 Manfaat Baik Jus Tomat untuk Kesehatan Tubuh1. Menurunkan Tekanan D4rah TinggiManfaat jus tomat yang pertama yaitu da...
16/04/2026

12 Manfaat Baik Jus Tomat untuk Kesehatan Tubuh

1. Menurunkan Tekanan D4rah Tinggi
Manfaat jus tomat yang pertama yaitu dapat menormalkan tekanan d4rah. Kandungan kalium dalam jus tomat membantu mengontrol tekanan d4rah, sehingga dapat membantu menurunkan tekanan d4rah tinggi.
Kalium bekerja dengan cara mengurangi efek sodium pada pembuluh d4rah dan menyeimbangkan kadar cairan dalam tubuh. Dengan demikian, minum jus tomat bisa menjadi salah satu langkah dalam mengelola tekanan darah.

2. Memperkuat Sistem Imun Tubuh
Selain likopen, jus tomat juga mengandung vitamin C yang merupakan antioksidan kuat yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Vitamin C membantu melawan inf3ksi dan merangsang produksi sel-sel kekebalan tubuh, sehingga tubuh lebih mampu melawan penyakit.

3. Menjaga Kesehatan Repr0duksi Wanita
Jus tomat mengandung berbagai nutrisi penting seperti vitamin C, vitamin A, dan likopen yang berperan dalam menjaga kesehatan repr0duksi wanita. Vitamin C dan vitamin A dapat membantu dalam pembentukan sel-sel repr0duksi dan menjaga keseimbangan h0rmon yang penting untuk siklus m3nstruasi yang sehat.
Selain itu, likopen juga bisa membantu memperbaiki kualitas telur, sehingga baik untuk yang sedang program hamil.

4. Buat Kulit Wajah dan Tubuh Lebih Glowing
Likopen dan vitamin C dalam jus tomat dapat membantu menjaga kesehatan kulit dengan melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan kulit dan penuaan dini.
Keduanya juga membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari, seperti sunburn dan risiko k4nker kulit.

5. Baik untuk Kesehatan Mata
Kandungan vitamin A dalam jus tomat penting untuk kesehatan mata, terutama dalam menjaga penglihatan yang baik dan mencegah masalah mata seperti rabun jauh dan degenerasi makula terkait usia.

6. Bisa Menjaga Kesehatan Usus dan Pencernaan
Serat dalam jus tomat membantu meningkatkan pencernaan dan menjaga kesehatan saluran pencernaan. Serat mengikat air dalam usus, menjaga konsistensi tinj4, dan mencegah s3mbelit.
Selain itu, serat juga dapat membantu mengurangi risiko penyakit pencernaan seperti divertikulitis dan penyakit Crohn.

7. Mengurangi Risiko K4nker
Likopen dalam jus tomat memiliki sifat anti-k4nker yang kuat. Kandungan antioksidannya membantu melawan kerusakan sel-sel tubuh akibat radikal bebas, yang dapat menyebabkan pertumbuhan sel-sel k4nker.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi likopen dapat mengurangi risiko beberapa jenis k4nker, termasuk k4nker pr0stat, paru-paru, dan perut.

8. Menjaga Kesehatan Jantung
Jus tomat kaya akan likopen yang bermanfaat untuk melindungi jantung dari kerusakan radikal bebas. Likopen ini juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam d4rah, yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung k0roner.

9. Mengurangi Risiko Diabetes Tipe 2
Likopen dan vitamin C dalam jus tomat dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan mengatur kadar gula d4rah, yang penting dalam pencegahan diabetes tipe 2.

10. Bantu Memperkuat Tulang
Manfaat jus tomat selanjutnya adalah baik untuk kesehatan tulang. Kandungan vitamin K dalam jus tomat penting untuk kesehatan tulang. Vitamin K membantu dalam pembentukan dan pemeliharaan tulang yang kuat, serta mengurangi risiko 0steoporosis dan patah tulang pada usia lanjut.

11. Mengurangi Risiko Str0ke
Kandungan likopen dalam jus tomat telah terbukti dapat mengurangi risiko str0ke. Likopen memiliki sifat antioksidan yang membantu melindungi pembuluh d4rah dari kerusakan dan pembentukan plak kolesterol, yang merupakan faktor risiko utama str0ke.

12. Menjaga Kesehatan Otak
Likopen nggak cuma bermanfaat untuk kesehatan fisik, tetapi juga penting untuk kesehatan otak. Kandungan antioksidannya membantu melindungi sel-sel otak dari kerusakan akibat radikal bebas dan peradangan.
Dengan demikian, konsumsi jus tomat secara teratur dapat membantu menjaga kognisi dan fungsi otak yang baik, serta mengurangi risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer.

Sumber: https://www.nakedpress.co/blogs/detox/manfaat-jus-tomat?srsltid=AfmBOoqElHWpgOpyQxe6O3HzQS2NrlAFgHSY85fpRMEDtyMQWWHTzuwa

Makin Banyak Gen Z Kena K4nker K0lorektalDosen Fakultas Kedokteran IPB University, Dr.Sulpiana MBiomed menyoroti tren pe...
08/04/2026

Makin Banyak Gen Z Kena K4nker K0lorektal

Dosen Fakultas Kedokteran IPB University, Dr.Sulpiana MBiomed menyoroti tren peningkatan kasus k4nker k0lorektal yang terjadi pada usia muda termasuk kelompok gen Z. Mengacu data International Agency for Research on Cancer (IARC), tercatat lebih dari 25 ribu warga Indonesia terkena k4nker k0lorektal pada 2022.

Dari 1.400 pasien berusia di bawah 40 tahun, 968 di antaranya berusia 30 hingga 39 tahun. Sementara pada usia 20 hingga 29 tahun tercatat 446 kasus yang mengidap k4nker k0lorektal.

Menurut Dr.Sulpiana, k4nker k0lorektal bisa disebabkan faktor genetik maupun gaya hidup tidak sehat. Faktor genetik muncul ketika yang bersangkutan juga memiliki riwayat keluarga pengidap k4nker.

Sementara terkait gaya hidup, pemicunya banyak berkaitan dengan minimnya aktivitas fisik hingga pola makan tidak seimbang.

Dr.Sulpiana mewanti-wanti untuk mewaspadai gejala yang juga kerap diabaikan. Bisa dari perubahan pola buang air besar yang ditandai dengan munculnya d4rah dalam f3ses, nyeri atau kram pada perut, menurunnya berat badan tanpa alasan yang jelas, juga mudah kelelahan.

Peluang kesembuhan pasien k4nker k0lorektal lebih tinggi bila ditemukan pada stadium awal. Agar menghindari risiko tersebut, Dr.Sulpiana menyarankan untuk melakukan skrining dengan kolonoskopi sebelum usia 40 tahun. Terutama pada mereka dengan riwayat k4nker k0lorektal dalam keluarga, juga individu dengan riwayat Irritable Bowel Syndrome (IBS).

Pola makan tinggi serat, termasuk mengonsumsi buah, sayuran, dan mengurangi asupan daging merah serta makanan olahan menjadi langkah utama untuk mencegah k4nker k0lorektal.

Tak lupa, lakukan aktivitas fisik secara teratur untuk menjaga berat badan ideal dan kesehatan usus.



Sumber: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-7827253/kata-dokter-soal-biang-kerok-makin-banyak-gen-z-kena-kanker-kolorektal?fbclid=IwY2xjawRC6lFleHRuA2FlbQIxMABicmlkETEzRWhvaXZoSWtIeUtaVEY0c3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHlee6OjKAseSK6-9Ess8Jpsc-FClIdgJEu5HhP8SNFXDXE26K72wbk8KNAxu_aem_ehzc-ba6BaQrJSr09dD2Zg

Al3rgi Tingkatkan Imunitas Terhadap K4nkerPenderit4 al3rgi seringkali merasa terganggu dengan rasa gatal atau sakit. Nam...
19/02/2026

Al3rgi Tingkatkan Imunitas Terhadap K4nker

Penderit4 al3rgi seringkali merasa terganggu dengan rasa gatal atau sakit. Namun, sebuah studi terbaru mengungkap, al3rgi ternyata membuat pertahanan tubuh lebih baik dan menjauhkan risiko terkena k4nker dibanding orang yang tidak mengalami al3rgi.

Menurut ahli, al3rgi membantu menstimulasi sistem kekebalan tubuh dan membantu mencegah kondisi fatal seperti k4nker. Seperti dimuat dalam Daily Mail, penderita 4sma memiliki risiko terkena CA 0varium 30% lebih kecil dari pada orang yang tidak menderita 4sma. Anak-anak yang mengalami al3rgi debu di udara memiliki risiko CA levkemia lebih kecil 40% daripada anak-anak lainnya.

Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk menganalisis bahwa al3rgi memberi perlindungan secara signifikan," kata Dr Zuber Mulla, Epidemiologis di Texas Tech University.

Penelitian medis telah lama mencurigai adanya hubungan antara k4nker dan al3rgi, namun dengan hasil beragam. Dokter di Cornell University Amerika menemukan anak-anak dengan al3rgi udara juga berisiko lebih kecil terkena CA tengg0rokan, kulit, p4ru-p4ru dan usvs.

Penelitian lain menunjukkan adanya hubungan antara rendahnya risiko limf0ma non-H0dgkin dengan CA perut. Peneliti Harvard memperlihatkan adanya hubungan antara CA 0tak dengan 4sma, eks1m, dan al3rgi debu jerami. Sebuah studi di Kanada menunjukkan, al3rgi atau demam jerami menurunkan risiko CA p4nkreas hingga 58%.

“Alergi adalah aktivasi umum sistem kekebalan tubuh kita. Penelitian membuktikan, ada hubungan antara k4nker dan al3rgi", kata Dr Ronald Crystal, kepala perawatan di Weill Cornell Medical Centre.



Sumber: https://www.viva.co.id/arsip/153069-alergi-tingkatkan-imunitas-terhadap-kanker?fbclid=IwY2xjawQDnR1leHRuA2FlbQIxMABicmlkETJhdU5aZmV3bFJKa3IxTDBFc3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHp8drCUf_WmmiBkj9Cy0Q7njVM56kECXcwVxX2SiEKp9zzC6WToHNpv-oPUu_aem_TGp7chB180ZiJuQcgltgvA

Address

North Jakarta
14450

Opening Hours

Monday 08:00 - 17:00
Tuesday 08:00 - 17:00
Wednesday 08:00 - 17:00
Thursday 08:00 - 17:00
Friday 08:00 - 17:00
Saturday 08:00 - 13:00

Telephone

+6281381915677

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Rumah CA posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share