04/07/2017
Yuk, Ketahui Kadar Gula dalam Minuman Kemasan
Mengonsumsi gula lebih dari 7,5 sendok teh per hari bisa menimbulkan risiko gula darah tinggi, sindrom metabolik, obesitas, penyakit jantung, dan diabetes tipe II (drinkinfo.ru)
Minum adalah sebuah kebutuhan dasar manusia di setiap waktu. Namun, kenyataannya minum air putih saja tidak cukup. Sebagian besar orang menambahkan minuman seperti kopi, teh, bahkan jus dalam kemasan sebagai asupan kebutuhan minumnya setiap hari. Jika Anda sedang berkunjung ke restoran atau supermarket, beragam minuman seperti jus, teh dalam kemasan hingga minuman penambah energi, tersedia dengan bonus kandungan gula yang tinggi.
Meskipun gula memiliki kandungan kalori tinggi dan asam glikolat yang berfungsi memberikan energi bagi tubuh serta dapat membantu menjaga kulit Anda agar tetap sehat, namun mengonsumsi gula lebih dari 150 kalori per hari (37,5 gram atau 7,5 sendok teh) bagi pria dan 100 kalori per hari (25 gram atau 5 sendok teh) bagi wanita hanya bisa menimbulkan risiko gula darah tinggi, sindrom metabolik, obesitas, penyakit jantung, dan diabetes tipe II.
Mulai sekarang sangat penting untuk mengukur kadar gula yang berasal dari minuman yang Anda konsumsi. Beragam minuman ini sangat penting untuk diwaspadai karena kandungan gula tambahannya sangat berbahaya bagi tubuh:
1. Teh kemasan.
Tidak lengkap rasanya melewatkan makan siang tanpa mengonsumsi teh kemasan. Berbagai macam jenis kemasan teh dibuat apik di Indonesia. Entah itu dalam bentuk karton, botol atau kaleng. Berhati-hatilah jika Anda ingin membeli minuman teh kemasan. Teh kemasan berukuran 250 ml bisa mengandung 21 gram gula. Jika 1 sendok teh sama dengan 5 gram, itu berarti bahwa Anda mengonsumsi 4,2 sendok teh gula. Tentu saja ini sangat tidak baik bagi tubuh Anda.
2. Minuman sari kacang kemasan .
Saat ini, tersedia beragam minuman organik, yang berasal dari ekstrak kedelai, kacang hijau, dan almond. Sebagian orang yang sedang menurunkan berat badan tubuh, minuman ini dianggap menyehatkan. Sekali lagi, berhati-hatilah, karena minuman seperti jus berukuran 350 ml, mengandung 32 gram gula.
Sementara itu minuman produk susu kedelai berukuran 250 ml mengandung sekitar 5-11 gram atau satu dan dua sendok teh gula. Minuman kemasan seperti ini akan selalu menambahkan delapan sendok teh gula per hari, ditambah p**a ekstrak dari minuman kemasan ini sudah memiliki kandungan gula.
3. Minuman ringan.
Ketika Anda membutuhkan sesuatu yang segar di siang hari, minuman ringan adalah salah satu jawabannya. Apa pun jenis minuman ringan yang Anda konsumsi, sangat penting untuk mengontrolnya dengan tepat. Di dalam minuman ringan berukuran 330 ml terdapat 6,6 sendok teh gula. Kadar gula yang sangat tinggi yang perlu Anda waspadai agar tidak menimbulkan risiko penyakit. Selain itu, asam pada gula juga akan melemahkan enamel dan menyebabkan plak bakteri sehingga menyebabkan gigi berlubang.
4. Jus kemasan.
Saat Anda berada di kantin atau jajanan di pinggir jalan Anda pasti sangat sering menemukan minuman jus yang berasal dari buah-buahan. Sebagian penjual jus biasanya akan menambahkan sekitar tiga sampai empat sendok atau 40 ml gula cair untuk satu gelas minuman jus.
Jika ingin terhindar dari risiko penyakit karena gula, Anda bisa meminta kepada penjual untuk tidak menambahkan jenis gula apa pun pada minuman jus.
5. Minuman sachet
Minuman sachet adalah salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi saat makan siang. Khusus di Indonesia, Anda bisa menemukan beragam minuman sachet, mulai dari kopi, susu, hingga minuman menyegarkan. Kandungan gula di dalam minuman sachet ini cukup tinggi. Setiap minuman sachet dengan ukuran delapan gram memiliki kandungan tujuh gram atau seperempat sendok teh gula.