11/01/2026
Pertemuan tersebut dilaksanakan secara daring dan luring yang dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat dr. Erna Yulianti, Rektor Universitas Tanjungpura Prof. Dr. Garuda Wiko, S.H., M.Si., Wakil Rektor 4 Universitas Tanjungpura Prof. Dr. rer.nat. Ir. R. M. Rustamaji, M.T., LPPM Universitas Tanjungpura, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura dr. Ita Armyanti, M.Pd., Ked., Kolegium Anestesi, KSM Anestesi, Asesor Lapangan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Dr. dr. Reza Widianto Sudjud, Sp.An-TI., Subsp.An.Kv(K)., Subsp.T.I.(K)., M.Kes. dan Dr. dr. Sudadi, Sp.An-TI, Subsp.N.An(K)., Subsp.An.R(K). yang disambut baik oleh Direktur RSUD dr. Soedarso drg. Hary Agung Tjahyadi, M.Kes., Wakil Direktur Pendidikan dan Pengembangan Dedi Shopiardi, S.STP., Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan dr. Batara Hendra Putra Sianipar, beserta jajaran staf RSUD dr. Soedarso, Jumat (9 Januari 2026).
Asesmen Lapangan tersebut bertujuan untuk memverifikasi dan mengevaluasi secara langsung kesiapan serta fasilitas pendukung untuk menyelenggarakan program studi tersebut sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Diharapkan hasil dari Asesmen Lapangan yang dilakukan oleh Tim Asesor ini, dapat menjadi rekomendasi percepatan dalam Pembukaan Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif guna pemenuhan kebutuhan dokter spesialis dan peningkatan mutu layanan kesehatan di Kalimantan Barat.