10/01/2019
1 KUNCI SUKSES SEJAK ZAMAN NABI
,
Apa profesi Anda sekarang? Mahasiswa, pekerja, pengusaha atau yang lain? Apa pun profesinya, Anda wajib baca tulisan ini hingga selesai!
Kenapa?
Sebab saya akan memberitahu Anda satu kunci sukses dalam hal apa pun, yang sudah ada sejak zaman nabi.
Anda seorang pembelajar? Ini kuncinya!
Anda seorang pengusaha? Ini kuncinya!
Anda seorang pekerja? Ini kuncinya!
Anda sedang mengalami masalah hidup? Ini kuncinya!
Intinya, kunci ini membuat Anda akan sukses dalam hal apa pun.
Penasaran? Mau baca lebih lanjut?
Sip.
Mari kita simak.
Saya yakin, apa pun profesi Anda, pasti mendapatkan masalah. Setinggi apa status Anda, pasti akan selalu bertemu dengan masalah.
Ya, karena memang hidup ini diciptakan penuh dengan masalah. Dari Anda lahir hingga ajal menjemput, akan selalu bertemu dengan masalah.
Ini tidak bisa Anda hindari! Tapi bisa Anda nikmati masalah itu, dengan kunci, BERGERAK.
Itulah kunci sukses dalam hal apa pun, sejak zaman nabi.
Begini penjelasannya:
Ketika Anda sedang ada masalah, bergeraklah untuk mencari solusi. Jangan hanya diam! Tanya ke orang, guru, cari di internet, baca buku atau lainnya. Intinya bergeraklah! Jangan putus asa! Maka pasti, Anda akan segera menemukan solusinya.
Percaya?
Ini saya hadirkan kisah nyata, kenapa Anda harus bergerak, jika ingin sukses. Simak baik-baik, dan ambil hikmahnya!
Anda pasti tahukan kisah Hajar dan anaknya, Nabi Ismail Alaihissalam (AS) ketika ditinggal suaminya, Nabi Ibrahim AS, di Mekkah tanpa makanan dan minuman sedikit pun.
Anda pasti juga tahu, bagaimana kondisi Mekkah saat itu?
Panas, kering, dan tidak ada makanan-minuman. Apalagi saat itu Nabi Ismail AS dalam kondisi menyusui.
Bisa dibayangkan, bagaimana jadinya, kalau istri dan anak Anda, Anda tinggal di tempat yang sepi, panas, dan tidak ada makanan/minuman?
Mungkin Anda tidak tega, atau istri Anda yang akan marah kepada Anda.
Tapi tidak dengan Hajar. Hajar ridha dengan keputusan Nabi Ibrahim AS, karena itu merupakan perintah Allah.
Saat itu Nabi Ismail AS menangis karena kelaparan. Hajar tidak menyerah dan putus asa.
Maka Hajar sebagai bentuk usahanya sebagai manusia, lari sebanyak tujuh kali bolak-balik Bukit Shafa-Marwah untuk mencari air.
Baru, saat kali ketujuh, Hajar mendengar suara yang mengejutkan, dari arah Nabi Ismail AS. Setelah dilihat ternyata air memancar deras dari bawah kaki Nabi Ismail AS. Itulah air zam-zam.
Hikmah apa yang Anda dapat dari kisah singkat ini?
Ya, kita dapatkan pelajaran tentang bergerak sebagai fitrah manusia dan berpasrah kepadaNya.
Oleh karena itu, mari kita terus bergerak, apa pun kondisi kita saat ini. Jangan pernah berputus dari rahmatNya!
Yakinlah akan ayat ini, QS. Al-Insyiroh ayat 5-6, Allah Azza wa Jalla yang memiliki alam semesta ini berfirman: “Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”
Itu adalah sistem kehidupan. Anda tinggal ikuti dan yakini saja. Maka hidup Anda akan nyaman, tenang, damai.
Ingat, kunci sukses dalam kehiduan adalah BERGERAK. Dengan bergerak kita akan temukan solusi. Sebab sesudah kesulitan ada kemudahan.
Setuju?