Eko Vet 911 Bali - We Come To You

Eko Vet 911 Bali - We Come To You "WE COME TO YOU" & "YOUR PET'S HEALTH & HAPPINESS IS OUR NUMBER 1 PRIORITY.. And as experienced and

And as experienced and qualified local Indonesian Vets, "YOU SAVE $$$'s"

Promo November CeriaRC Hair & Skin 2kgRC Mother & Baby Cat 2kgRC Puppy Mini 2kgRC Kitten second age 2kg RC Persian Kitte...
09/11/2022

Promo November Ceria
RC Hair & Skin 2kg
RC Mother & Baby Cat 2kg
RC Puppy Mini 2kg
RC Kitten second age 2kg
RC Persian Kitten 400g
RC kitten second age 400g
RC Mother & Baby Cat 400g

πŸŽ‰πŸŽ‰SEMUA DISKON 15%πŸŽ‰πŸŽ‰

Stok terbatas

24/12/2020

Merry Christmas πŸŽ„πŸŽ„πŸŽ‰πŸŽŠ

Poor Kitten..Finally you happy with one eye.
10/10/2020

Poor Kitten..
Finally you happy with one eye.

Distokia(kesulitan melahirkan) pada kucing karena torsio uteri (uterus terpuntir). Mama Kucing liar ini ditemukan Ibu ra...
06/09/2020

Distokia(kesulitan melahirkan) pada kucing karena torsio uteri (uterus terpuntir). Mama Kucing liar ini ditemukan Ibu rani di depan toko barunya di jl.pemogan dengan kondisi melahirkan 1anak yg sudah meninggal, setelah itu masih mengejan tapi anak2 yg lain tidak kunjung keluar. Akhirnya kita lakukan caesar dan ternyata uterus sebelah kanan terpuntir berisi 3 ekor anak kucing yg sudah meninggal bahkan uterus mulai nekrosis.

MERRY CHRISTMAS......
24/12/2019

MERRY CHRISTMAS......

BAU MULUT PADA ANJING, WASPADALAH !Tidak hanya ma**sia yang membutuhkan perawatan gigi, anjing kesayangan kita pun membu...
27/03/2018

BAU MULUT PADA ANJING, WASPADALAH !

Tidak hanya ma**sia yang membutuhkan perawatan gigi, anjing kesayangan kita pun membutuhkannya. Urusan gigi memang terlihat sederhana, namun tidak bisa disepelekan. Penyakit gigi bisa merujuk pada masalah kesehatan anjing yang harus diwaspadai sejak dini oleh para pemelihara.

Bau mulut yang tidak normal bias menjadi tanda awal masalah gigi pada hewan peliharaan. Biasanya bau mulut anjing identik dengan makanan yang mereka makan, sehingga pemilik bisa membedakan antara bau napas mereka yang normal dan yang tidak. Bila tercium bau tidak wajar, maka menunjukkan ada masalah di mulut dan gigi mereka. Dari yang sederhana, hingga penyakit periodontal yang kompleks, yaitu infeksi bakteri kronis pada gusi dan tulang pendukung gigi, atau bahkan penyakit dalam yang lebih berbahaya.

Penyakit periodontal adalah masalah gigi dan gusi yang paling sering terjadi pada anjing dewasa. Sekitar 85% anjing mengalami peradangan gusi dan penyakit periodontal sejak usia 3 tahun.
Penyakit Periodontal terjadi karena adanya kumpulan pertikel makanan dan bakteri sidekitar plak gigi. Jika plak gigi tidak dibersihkan, bias mengakibatkan pradangan yang ditandai dengan gusi kemerahan dan bau mulut pada anjing.

Factor penyebab Periodontal
- Umur : anjing umur diatas 3 tahun lebih sering mengalami penyakit ini
- Kebiasaan anjing : anjing yang lebih sering mengunyah mainan ternyata dapat mengurangi plak gigi
- Anjing yang memiliki air liur berlebih mempunyai resiko lebih besar untuk mempunyai plak gigi
- Jumlah dan jenis bakteri pada mulut anjing mempengaruhi penyakit periodontal.

Ciri penyakit Periodontal pada anjing
- Bau mulut / nafas anjing bau
- Menggaruk-garuk mulut anjing
- Gusi anjing memerah dan mudah berdarah
- Ada nanah disekitar gig anjing
- Nafsu makan berkurang
- Anjing susah mengunyah makanan
- Gigi anjing keropos dan mudah tanggal
- Anjing mudah depresi dan marah

Pencegahan
- Menggosok gigi anjing bisa menggunakan pasta gigi khusus anjing atau cukup gunakan air putih biasa dengan sikat gigi atau dengan kain kasa steril yang dililitkan ke jari tangan dan digosokan pada permukaan gigi anjing. Mengosok gigi dilakukan rutin, seminggu sekali atau paling lama sebulan sekali.
- Berikan tulang asli, Nylabone atau tulang buatan untuk dikunyah Anjing. Banyak anjing yang mengunyah tulang dengan teratur memiliki plak yang jauh lebih sedikit dibanding anjing yang jarang mengunyah tulang.
- Mainan kunyah yang memiliki permukaan kasar juga dapat menggosok permukaan gigi dan memijat gusi anjing.
- Bersihkan gigi anjing ke dokter hewan secara teratur setiap tahun sejak usia 3 tahun.
- Beri buah-buahan mentah seperti wortel dan apel utuh agar pada saat dikunyah daging buah dapat menggosok gigi.
- Anjing yang diberi makanan alami seperti daging, telur, atau produk susu yang berisi asam amino sangat beresiko mengalami kerusakan pada gigi seperti pertumbuhan plak atau karang gigi yang dapat menyebabkan bau nafas tak sedap karena asam amino mengandung belerang yang dapat merusak gigi.
- Pemberian produk snack pembersih gigi secara rutin sangat dianjurkan. Pilihlah produk yang dijual oleh produsen makanan dan snack ternama agar mendapat hasil secara maksimal.

Pengobatan
Untuk pengobatan penyakit Periodontal tergantung pada tingkat keparahan gigi dan gusi yang diderita oleh anjing. Pengobatan bisa berupa membersihan plak atau karang gigi, pencabutan gigi, pemberian antibiotic atau bahkan sampai tahap operasi Periodontal

Menyepelekan urusan gigi pada anjing, sama dengan memperpendek umur mereka karena penyakit tersebut bisa terkait pada penyakit lain seperti jantung dan masalah hati. Jika tak segera disikapi, maka anjing tak hanya berusaha melawan sakit pada giginya, namun juga berjuang hidup untuk menyelamatkan organ vitalnya agar tetap mampu bekerja.

Konsultasikan hewan kesayangan anda kepada dokter hewan kesayangan anda yang tentunya legal dan berlisensi untuk kesehatan hewan dan anda sendiri.

Salam
EKOVET911 " We Come To You "
081353233381
πŸ‘¨β€πŸ”¬πŸ™πŸ˜‡

Selamat Nyepi...bagi sahabat Eko Vet 911 yang merayakannya...Dan selamat menikmati Nyepi..bagi kita semua yang ada di Ba...
15/03/2018

Selamat Nyepi...bagi sahabat Eko Vet 911 yang merayakannya...
Dan selamat menikmati Nyepi..bagi kita semua yang ada di Bali...

Salam
Eko Vet 911
081353233381

DISTEMPER PADA ANJINGBagi sahabat pecinta anjing, penyakit menular pada anjing ini sangat membuat pecinta anjing sedih d...
05/02/2018

DISTEMPER PADA ANJING

Bagi sahabat pecinta anjing, penyakit menular pada anjing ini sangat membuat pecinta anjing sedih dan frustasi. Mungkin saja anjing kesayangan anda berhasil bertahan mungkin juga anda harus rela kehilangan anjing kesayangan anda. Bila anda memiliki anjing atau mempunyai rencana memiliki anjing, sebaiknya baca artikel ini sampai selesai untuk menghindari dan mempersiapkan diri bila penyakit distemper menghampiri anjing milik anda.

Canine distemper / Distemper anjing adalah virus yang menyerang saluran pernafasan, pencernaan, sistem syaraf pusat, serta selaput konjungtiva mata pada anjing. Penyakit ini memiliki tingkat kematian yang sangat tinggi pada anjing.

Virus ini sangat resisten pada suhu dingin. Virus distemper tidak dapat menular ke ma**sia tapi sangat menular di antara anjing, dan tidak dapat menulari kucing, kecuali keluarga kucing besar seperti harimau, singa, panther dan karnivora lain seperti musang, beruang dll. Virus distemper mudah mati dengan panas dan disinfektan. Virus ini ditularkan dari satu anjing ke anjing lain melalui kontak langsung dengan urin segar, darah atau air liur. Selain itu, bersin, batuk dan berbagi mangkuk makanan dan air pada anjing termasuk cara yang mungkin bagi virus untuk ditularkan.

Distemper menyebabkan gejala pada beberapa sistem tubuh, termasuk saluran pencernaan, saluran pernapasan, otak dan sumsum tulang belakang. Munculnya gejala dari distemper bisa bervariasi, mulai dari penyakit ringan sampai penyakit yang sangat fatal.

Berikut gejala-gejalanya :

β€’ Demam tinggi, bisa mencapai 41 derajat celcius ( normal 38-39.5 derajat Celcius)
β€’ Radang pada mata disertai kotoran mata (belek) yang banyak
β€’ Ingus pada hidung
β€’ Depresi dan lemah
β€’ Nafsu makan hilang
β€’ Belek dan ingus tebal kekuningan
β€’ Batuk kering
β€’ Benjolan bernanah di bagian perut
β€’ Muntah
β€’ Diare

Gejala tahap yang lebih parah bisa berupa :

β€’ Berliur
β€’ Jalan serampangan
β€’ Kepala gemetar
β€’ Gerakan rahang seperti mengunyah dan tidak terkendali
β€’ Kejang-kejang
β€’ Gerakan kaki tidak terkoordinasi/kaku
β€’ Kebingungan
β€’ kedutan (kontraksi otot tidak terkontrol, ritmis) biasanya pada otot sekitar leher dan kepala. Awalnya mungkin terjadi saat istirahat atau tidur, bila semakin parah kedutan terjadi sepanjang waktu
β€’ Kulit tebal terutama pada hidung dan bantalan kaki
β€’ kelumpuhan
β€’ buta
β€’ sulit bernafas

Penanganan

Pengobatan yang paling tepat dilakukan adalah membawa anjing ke dokter hewan. Terapi infeksi Distemper meliputi terapi simtomatis dan suportif. Terapi suportif berupa pamberian infus diperlukan mengingat hewan kahilangan elektrolit tubuh akibat diare dan muntah. Selain itu juga dapat diberikan obat anti muntah, antibiotic dan lain sebagainya.

Anjing yang sembuh dari distemper mungkin akan mengalami kejang atau gangguan sistem saraf pusat yang mungkin akan muncul setelah bertahun-tahun kemudian (kadang di usia tua mereka). Mereka juga dapat mengalami kerusakan otak dan saraf permanen, dan gejala-gejala ini juga mungkin tidak akan muncul sampai beberapa tahun kemudian.

Pencegahan

Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah Distemper :

* Membeli anjing yang telah divaksin lengkap termasuk Distemper
* Induk anjing sebelum dipacak harus dilengkapi vaksinasinya, agar anakan mendapat maternal immunity yang cukup dari air susu induknya.
* Lingkungan tempat tinggal anjing harus selalu dijaga kebersihannya. Peralatan dan lingkungan yang pernah tercemar virus distemper harus diseterilkan menggunakan cairan desinfectan seperti cairan pemutih pakaian.
* Nutrisi dan gizi untuk anak anjing harus diperhatikan untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya.
* Anakan anjing berusia di bawah 3 bulan sebaiknya tidak kontak dengan anjing lain yang belum jelas status kesehatannya.

Dan yang paling penting adalah segera melakukan vaksinasi terhadap anjing kesayangan anda sedini mungkin dan melakuan pengulangan sesuai jadwal vaksin yang telah ditentukan.

Konsultasikan hewan kesayangan anda kepada dokter hewan kesayangan anda yang tentunya legal dan berlisensi untuk kesehatan hewan dan anda sendiri.
Salam
EKOVET911 " We Come To You "
081353233381
πŸ˜‡πŸ‘¨β€πŸ”¬πŸ™

MENGENAL VIRUS PARVOVirus parvo adalah salah satu jenis virus yang sangat berbahaya pada anjing dan merupakan virus yang...
25/01/2018

MENGENAL VIRUS PARVO

Virus parvo adalah salah satu jenis virus yang sangat berbahaya pada anjing dan merupakan virus yang sering disalahkan ketika anjing mengalami kematian.
Virus parvo membunuh anjng dengan cepat, kurang dari seminggu anjing yang terkena virus ini akan mati jika terlambat penanganannya.
Parvovirus merupakan salah satu virus yang menyerang pencernaan. Virus lain yang dapat menyerang pencernaan yaitu coronavirus, distemper virus dan rotavirus. Penyakit ini sangat mudah menular pada anjing terutama pada anak anjing dan anjing yang belum divaksin.

Cirikhas yang paling menonjol pada anjing yang terserang virus parvo yaitu muntah dan diare berdarah. Gejala lainnya adalah lesu, tidak mau makan dan demam. Bila muntah dan diare berlangsung terus maka anjing akan mengalami dehidrasi dan kehilangan berat badan.
Tanpa adanya penanggulangan yang tepat maka anak anjing biasanya tidak dapat bertahan hidup.

Penyebab
Canine Parvovirus/CPV adalah penyebab dari virus parvo yang dapat bertahan lama dilingkuang 1-7 bulan. Virus ini menyerang sel-sel mukosa usus hingga mengalami kerusakan. Kerusakan pada usus yang banyak mengandung pembuluh darah mengakibatkan terjadinya diare darah yang cukup hebat. Selain itu, virus ini menyerang sumsum tulang yang mengakibatkan melemahnya kekebalan tubuh anjing sehingga rentan terhadap inveksi baik virus mau[un bakteri lainnya.

Penularan
Penularan virus ini melalui kotoran hewan yang mengandung virus parvo. Selain itu juga dapat melalui benda dan tempat yang terkontaminasi virus parvo.

Gejala
Masa inkubasi virus parvo kurang lebih 7hari, sehingga sedikit sulit medeteksi anjing terkena virus tersebut saat masa inkubasi.
Gejala penyakit Parvo yang paling spesifik adalah muntah dan diare berdarah yang terjadi berulang-ulang. Gejala lainnya adalah lesu, tidak mau makan dan demam. Bila muntah dan diare berlangsung terus maka anjing akan mengalami dehidrasi dan kehilangan berat badan Tanpa adanya penanggulangan yang tepat maka anak anjing biasanya tidak dapat bertahan hidup.

Penanganan
Pengobatan yang paling tepat dilakukan adalah membawa anjing ke dokter hewan. Terapi infeksi Parvo virus meliputi terapi simtomatis dan suportif. Terapi suportif berupa pamberian infus diperlukan mengingat hewan kahilangan elektrolit tubuh akibat diare dan muntah. Selain itu juga dapat diberikan obat anti muntah, antibiotic dan lain sebagainya.

Pencegahan
Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah infeksi Parvo Virus :
* Membeli anjing yang telah divaksin terhadap Parvo
* Induk anjing sebelum dipacak harus dilengkapi vaksinasinya, agar anakan mendapat maternal immunity yang cukup dari air susu induknya.
* Lingkungan tempat tinggal anjing harus selalu dijaga kebersihannya.
Peralatan dan lingkungan yang pernah tercemar virus parvo diseterilkan menggunakan cairan desinfectan seperti cairan pemutih pakaian.
* Nutrisi dan gizi untuk anak anjing harus diperhatikan untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya.
* Anakan anjing berusia di bawah 3 bulan sebaiknya tidak kontak dengan anjing lain yang belum jelas status kesehatannya.

Dan yang paling penting adalah segera melakukan vaksinasi terhadap anjing kesayangan anda sedini mungkin dan melakuan pengulangan sesuai jadwal vaksin yang telah ditentukan.
Konsultasikan hewan kesayangan anda kepada dokter hewan kesayangan anda yang tentunya legal dan berlisensi untuk kesehatan hewan dan anda sendiri.

Salam

EKOVET911 " We Come To You "
081353233381

KUCING ANDA CACINGAN?Sering kali Eko Vet 911 mendapatkan klien dengan keluhan kucingnya mengalami muntah & diare yang di...
15/01/2018

KUCING ANDA CACINGAN?

Sering kali Eko Vet 911 mendapatkan klien dengan keluhan kucingnya mengalami muntah & diare yang diikuti dengan muculnya benda seperti benang ataupun menyerupai mie, dan itu merupakan tanda-tanda cacingan.

Untuk mengetahui seperti apa itu cacingan pada kucing kesayangan, yuk ikuti ulasan ini…. :D

Kucing biasanya terinfeksi oleh lima jenis spesies cacing pita. Setiap spesies menginfeksi kucing dengan cara berbeda.
β€’ Dipylidium caninum adalah jenis cacing pita yang paling umum ditemukan pada kucing. Spesies ini menginfeksi ketika kucing menelan kutu yang memiliki larva cacing pita di dalamnya.
β€’ Saat kucing memakan mangsa yang sudah terinfeksi dengan spesies Taenia taeniaeformis, maka kucing mungkin mengalami infeksi yang sama.
β€’ Echinococcus menginfeksi kucing saat makan daging mentah atau busuk.
β€’ Dibothriocephalus latus dan Spirometra mansonoides menginfeksi kucing jika memakan ikan air tawar mentah atau ular dari dalam air.

Jadi selain mengetahui cara mengobati kucing cacingan pada anak kucing, kucing dewasa, atau kucing yang menunjukkan tanda kucing caingan.
Sebaiknya pemilik kucing juga membicarakan tentang program pemeriksaan parasit dan cara mencegah cacingan pada kucing dengan dokter hewan.

Gejala Umum

Kucing yang terinfeksi cacing pita akan menunjukkan gejala sebagai berikut.
β€’ Objek seperti beras (proglottid) terlihat di sekitar a**s kucing.
β€’ Bentuk seperti cacing menggantung dari a**s.
β€’ Bentuk seperti cacing terdapat pada tinja.
β€’ Darah terlihat dalam tinja.
β€’ Kucing sering menjilati daerah genitalnya.
β€’ Kucing mulai batuk terus menerus.
β€’ Terjadi penurunan berat badan.
β€’ Kucing mengalami muntah.
β€’ Kucing mengalami diare.
β€’ Kucing mengalami sesak napas.
β€’ Kucing menderita pneumonia.
β€’ Kucing nampak lesu.
β€’ Terjadi fluktuasi nafsu makan.
β€’ Bulu kucing terlihat kusam.
β€’ Kucing mengalami gatal di sekitar daerah genitalnya.
β€’ Kucing mengalami iritasi di daerah genitalnya.
β€’ Kucing menderita anemia.
β€’ Kucing mengalami kerontokan bulu yang parah.
β€’ Kucing mengalami perut kembung.

Pencegahan dan Pengobatan

Langkah 1
Penting untuk membawa kucing ke dokter hewan jika Anda mengamati gejala cacing pita. Segmen tubuh cacing pita ditemukan dalam tinja dan bulu di sekitar a**s kucing. Segmen cacing pita ini sering menyerupai butir nasi dan bisa terlihat dengan mata telanjang.

Langkah 2
Meskipun dokter hewan dapat mengidentifikasi segmen cacing secara kasat mata, mereka mungkin tetap melakukan pemeriksaan tinja untuk mengkonfirmasi.

Langkah 3
Berikan obat yang diresepkan dokter hewan. Anda mungkin melihat cacing mati dalam tinja kucing, tetapi tidak perlu khawatir karena kondisi ini cukup normal.

Langkah 4
Untuk mencegah serangan lebih lanjut, mulailah melakukan tindakan untuk mengontrol kutu. Cobalah untuk menghentikan kucing dari berburu dan memakan hewan kecil yang menjadi penyebab infestasi. Setelah pengobatan cacingan, bersihkan kotak kotoran, karpet dan tempat tidur kucing untuk mencegah terulangnya infeksi. Kotoran kucing harus dibuang secepatnya.

Jadi, jika kamu sudah mengetahui ciri-ciri kucing cacingan anda harus segera mengambil keputusan dibawa ke dokter.
Konsultasikan hewan kesayangan anda kepada dokter hewan kesayangan anda yang tentunya legal dan berlisensi untuk kesehatan hewan dan anda sendiri.

Salam

EKOVET911 " We Come To You "
081353233381

Address

Sesetan
80223

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00

Telephone

+6281353233381

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Eko Vet 911 Bali - We Come To You posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram