Tak Kasih Tahu

Tak Kasih Tahu no alkohol, no khamr

Wajah baru Sirup Rempah Gularen Van Larang. Harga masih sama Rp 60 ribu perbotol isi 330 ml.Cukup untuk 16 kali minum.
10/01/2026

Wajah baru Sirup Rempah Gularen Van Larang. Harga masih sama Rp 60 ribu perbotol isi 330 ml.

Cukup untuk 16 kali minum.

Kemarin, pemilik Kedai Es Teh Jaya Abadi di Bogor, ngontak saya dan minta dikirimkan empat peti Sirup Rempah Gularen Van...
07/01/2026

Kemarin, pemilik Kedai Es Teh Jaya Abadi di Bogor, ngontak saya dan minta dikirimkan empat peti Sirup Rempah Gularen Van Larang.

Karena si akang ini seorang dokter bedah, iseng saya nanya kok penjualan Sirup Rempah buatan saya terbilang bagus sekali di sana.

Ternyata, dia bikin produk turunan baru yakni, es teh gularen rempah. Wah.

Apa mungkin Sirup Rempah Gularen Van Larang ini, kalo di-mix dengan kopi akan jadi sesuatu yang waw?

27/12/2025

Beginilah teknik fermentasi yang diterapkan dalam proses pembuatan Sambeang. Gas dari dalam tangki boleh keluar, sedangkan udara dari luar tidak boleh masuk.

Cara ini merupakan yang paling aman. Ga takut meledak, dan ketika gelembung gas di botol berisi air melemah, tandanya fermentasi sudah boleh dihentikan lalu dipindahkan ke tangki lainnya.

Proses ini memakan waktu tujuh hari saja di ruang gelap. Makanya, satu kamar khusus dijadikan ruang fermentasi, dan di hari berikutnya, cairan sudah harus dibotolkan. Jadi, tiap satu kali produksi membutuhkan waktu sembilan hari sejak masak, sampai pembotolan.

Proses pemindahan cairan, memakan waktu sampai dua jam. Dilakukan perlahan, guna menghindari gelembung pada cairan agar tidak teroksidasi. Alat yang digunakan, mesin steam motor mini bertekanan 100 psi, dan filter air RO ukuran 0,1 micron.

26/12/2025

Beginilah wujud cairan dari tiap botol Sambeang. Soal rasa, ada yang bilang mirip bir, wine, kombucha, bahkan lahang atau tuak. Entahlah mana yang benar.

Mungkin karena pengalaman tiap orang berbeda, akhirnya yang terekam di lidah kemudian disampaikan ke pikiran juga berbeda.

Tapi yang jelas, ketika dibuat pertama kali, diniatkan sebagai obat darah tinggi, asam urat, kolesterol, nyeri haid, susah tidur, bahkan pelepas rindu para mantan penikmat bir yang itu tuh.

Ada yang bilang begini :"Kok ga bikin yang versi alkohol? Bikin d**g bang," katanya."Boleh, tapi bayar dosanya aja ya. S...
25/12/2025

Ada yang bilang begini :

"Kok ga bikin yang versi alkohol? Bikin d**g bang," katanya.

"Boleh, tapi bayar dosanya aja ya. Satu botol 40 hari sembahyang ga diterima. Sekali bikin 600 botol, jadi brp hari tuh," jawab saya.

Selain itu, ada alasan lain kenapa saya enggan bikin Sambeang jadi beralkohol. Sebab, setau saya, kultur di Sumedang tempat saya berdiam dan mengeksplorasi kekayaan alamnya, sangat religius. Terutama di Dusun Sembir, Desa Gunasari, Sumedang Selatan, tempat tinggal saya saat ini.

Di Dusun ini, lingkungannya sudah seperti pondok pesantren. Yang namanya pengajian, majlis ta'lim, anak-anak, orang dewasa bahkan ibu-ibu menjadikan rebana sebagai sarana perwujudan ekspresi kecintaannya pada Islam.

Di Sembir, Islam benar-benar dilaksanakan secara murni dan menjadi kebiasaan sehari-hari. Kalo anda berkunjung, jangan harap ketemu anak muda atau siapapun nyanyi-nyanyi lagu yang populer apalagi bernuansa asmara.

Semua orang di sini, doyannya bersholawat. Sambil jalan pun, mereka kerap menjadikan sholawat sebagai nyanyian mengisi keisengan.

Sedangkan jika ada yang meninggal, semua penduduk turun tangan. Ada yang segera menggali kubur, ada yang mempersiapkan pemandian jenazah, sementara di Masjid, sudah pada siap-siap mensholatkan.

Setelah dikubur, malamnya, hampir semua penduduk hadir di Masjid untuk menggelar tahlilan. Tidak ada biaya sama sekali yang dikeluarkan keluar berduka.

Jadi, ga mungkin saya membuat minuman beralkohol yang kemudian disebut miras atau khamr.

Berikutnya, produk minuman beralkohol sudah berbond**g-bond**g menjejali pasar. Anda bisa sambil merem mencarinya. Sedangkan yang non alkohol, dan mengakomodir keinginan mantan peminum rasanya belum ada.

Jadi, lebih baik Sambeang ada di wilayah ini saja.

Sedangkan, Sambeang sendiri dalam bahasa Sunda berarti Sembahyang.

Tanggal 1 September 2020, saya buka warung Bir Pletok rempah khas Betawi di Kota Sumedang. Waktu itu, musim Corona.Beber...
24/12/2025

Tanggal 1 September 2020, saya buka warung Bir Pletok rempah khas Betawi di Kota Sumedang. Waktu itu, musim Corona.

Beberapa bulan kemudian, warung saya digeledah petugas yang awalnya ngerazia masker. Dikiranya jualan miras karena nama "Bir Pletok" ditulis besar-besar di muka warung.

Dari situ kepikiran, kenapa ga sekalian aja bikin minuman mirip bir tapi ga ada alkohol nya. Segala macam bahan dicoba. Mulai mangga, sawo, ubi Cilembu, juga salak dari Subang. Berhasil, tapi ada kandungan alkohol.

Satu hari, berbulan-bulan kemudian, seorang teman petani teh dari perkebunan Cisoka, Sumedang, datang ke warung. Dia bawa oleh-oleh teh buatannya sendiri.

Segera saya uji coba teh itu, dan penggunaan gula sangat dibatasi seminimal mungkin. Dan, berhasil.

Tepat pada 22 April 2022, Sambeang, saya jual lewat jalur pertemanan. Rupanya, di tanggal itu p**a, merupakan hari jadi Kabupaten Sumedang ke 444 tahun. Waw

Wajah baru Sambeang siap mengusir mabuk miras dalam hitungan 15 menit.
13/12/2025

Wajah baru Sambeang siap mengusir mabuk miras dalam hitungan 15 menit.

Minyak Balur buat yang gampang letoy
04/12/2025

Minyak Balur buat yang gampang letoy

30/11/2025

Minyak Herbal Van Larang

Semakin diposting kalimat : "jaga kondusifitas, damai ... (nama tempat) Ku" atau kalimat-kalimat sejenisnya, justru mala...
01/09/2025

Semakin diposting kalimat : "jaga kondusifitas, damai ... (nama tempat) Ku" atau kalimat-kalimat sejenisnya, justru malah memancing kekhawatiran masyarakat bahwa konflik akan merembet ke wilayah itu.

Dalam ilmu komunikasi, ada yang namanya perang urat syaraf. Jadi konflik ga harus berupa fisik.

Dan kekhawatiran itu akibat kalimat-kalimat serupa di atas seringkali diposting. Ini, adalah alur yang sedang dimainkan perancang konflik.

Jadi, biasa aja. Karena di tempat kita berdiam sekarang emang normal-normal aja dan ga akan terjadi apa-apa.

Sumedang itu aman, bahkan sangat lebih aman ketimbang tempat lain. Kenapa?

Karena kotanya kecil, cuma selurusan jalan dan hanya dihuni 100 ribuan jiwa saja. Sementara sisanya yakni 1 juta 120 ribu jiwa lainnya, menyebar di kecamatan lain di Kabupaten seluas 155.871,98 hektar ini.

Kalau terjadi demonstrasi, gampang saja penanganannya. Cukup Bupati, ketua DPRD, plus Kapolres, temui massa aksi dan ajak mereka berbincang.

Kalo perlu, belikan Bir Pletok Sambeang hiji ewang. Beress.

Kalo sudah begini, apa iya mereka akan berbuat rusuh? Kecil kemungkinannya sebab tekanan darah jadi stabil, tubuh dan pikiran jadi rileks setelah menenggak minuman yang dibuat dari teh Cisoka itu.

Sedangkan para warga sipil, ikut mengawasi saja kalo-kalo ada individu dalam massa aksi yang mulai lempar benda-benda keras (provokator), segera amankan dia.

Kalo perlu, setelah demonstran selesai berorasi, polisi melalu pengeras suara, setelin lagu dangdut. Dijamin ga bakal rusuh.

Karena di telapak kaki ada banyak titik refleksi dan betis bertugas memompa darah dari kaki ke jantung saat kita bergera...
08/06/2025

Karena di telapak kaki ada banyak titik refleksi dan betis bertugas memompa darah dari kaki ke jantung saat kita bergerak.

Itu sebabnya, Minyak Herbal Van Larang wajib dibalur di dua area ini apapun penyakitnya.

Dibikin biar rambut kelimis, kuat,  cepet gondrong, muka dan kulit kinyis-kinyis
17/05/2025

Dibikin biar rambut kelimis, kuat, cepet gondrong, muka dan kulit kinyis-kinyis

Address

Sumedang
45322

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Tak Kasih Tahu posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Practice

Send a message to Tak Kasih Tahu:

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram