Nuridzati Asyifa Alladuni Nusantara

Nuridzati Asyifa Alladuni Nusantara Penerbitan Buku dan Ada Digital

15/01/2026

KEUTAMAAN MALAM 27 ROJAB ( Nanti malam )

اعلم ان الليالى المخصوصة بمزيد الفضل التي يتأكد فيها استحباب الاحياء في السنة خمس عشرة ليلة…وليلة سبع وعشرين منه وهي ليلة المعراج… فمن صلى في هذه الليلة اثنتى عشرة ركعة يقراء في كل ركعة فاتحة الكتاب وسورة من القران ويتشهد في كل ركعتين ويسلم

ketahuilah.. sesungguhnya malam malam yang dikhususkan dengan tambahnya keutamaan, dianjurkan untuk menghidupkannya dalam satu tahun ada 15 malam dan malam 27 rojab termasuk dari malam tersebut, yaitu malam mi’roj nya nabi

Barang siapa melakukan sholat pada malam tersebut 12 rokaat, dalam setiap rokaatnya membaca surat alfatihah dan surat dari alqur an bertsyahud dalam dua rokaat dan salam.

kemudian membaca

سُبْحَانَ اللّهِ والحمد لله ولا اله الا الله اكبر

100 kali.

istigfar 100 kali dan sholawat 100 kali

ويدعو لنفسه بما شاء من امر دنياه واخرته ويصبح صائما فإن الله يستجيب دعائه كله الا أن يدعو في معصية

kemudian terus berdo’a untuk dirinya apa saja yang dikehendaki mulai dari urusan dunia maupun urusan ahirat, dan pagi harinya berpuasa, maka Alloh akan mengijabah do’anya semuanya kecuali do’a untuk maksiat(dosa)

Nb.Sholat Sunnah Mutlak (Keluar dari Khilaf /Cari aman)

اه. احياء علوم الدين للحجة الاسلام الامام الغزالي ج١ح٤٢١

Sanadnya.

الفقير العاصى محمد علي ابن ادريس اللومجاغي عن Sanad lengkap cek dalam kitab Syajarotul isnadiyah(Terbitan Zawiyah) عن الشيخ عمر بن عبد الكريم العطار عن علي بن عبد البر الونائ عن شهاب الدين احمد بن احمد جمعة البجيرمي عن المعمر أحمد بن رمضان بن عزام الشافعي الأزهري عن الشمس البابلي

(ج) ويروي الشيخ عمر عن الشيخ محمد طاهر سنبل عن الشيخ محمد عارف عن الشيخ حسن العجيمي عن محمد بن العلاء البابلي عن خاله سليمان بن عبد الدائم البابلي عن النجم محمد بن احمد الغيطي عن الأمين محمد بن أحمد بن عيسی بن النجار عن الشيخ جلال الدين ابن الملقن عن ابي اسحاق ابراهيم بن احمد التنوحي عن سليمان بن حمزة عن عمر بن كرم الدينوري عن عبد الخالق بن احمد بن عبد القادر بن يوسف اليوسفي البغدادي عن الامام الحجة الإسلام الغزالي رحمه الله تعالي

14/01/2026

ILMU PUTER GILING SUKMA TARGET TERGILA GILA

ilmu puter giling sukma untuk membuat hati seseorang luluh lantak memasrahkan belas kasih cintanya kepada Anda.

doanya:

WA ZALLALNAHA........(NAMA TARGET),

LAHUM FAMINHA... (NAMA TARGET),

RAKUBUHUM........ (NAMA TARGET) WA

MINHA YAKULUN Baca 99 x usai sholat

maghrib dan baca 99 x usai sholat subuh.

Lakukan selama 7 hari, atau lebih.
Semakin lama semakin kuat pengaruhnya.

PUTER GILING akan semakin kuat bila anda memegang benda-benda milik target / foto target dan memutar2nya sambil melakukan wirid doa di atas. Itu artinya anda memutar-mutar sukmanya agar takluk kepada anda

GUNAKAN DENGAN BIJAK DAN BERTANGGUNGJAWAB

KH. Anwar Zahid lahir pada tahun 1974, di dukuh Patoman, Desa Simorejo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Dalam men...
14/01/2026

KH. Anwar Zahid lahir pada tahun 1974, di dukuh Patoman, Desa Simorejo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Dalam menyampaikan ceramah, kata-katanya yang kadang mengandung homor dengan menggunakan logat Bojonegoro yang khas dan juga kadang menggunakan bahasa Jawa dan juga bahasa Indonesia menjadikan setiap majelis yang beliau hadiri selalu ramai, selain itu dengan gaya bahasa sederhana dan tidak terkesan menggurui dan juga mudah dicerna oleh semua kalangan lapisan masyarakat Jawa Timur menjadikan tausiyah yang beliau sampaikan seolah-olah sebagai oase bagi sanubari masyarakat.

Kata Qul Hu ae lek yang merupakan perpaduan potongan dari al quran surat al Ikhlas menjadi salah satu ikon ucapan yang mudah dihapali baik anak-anak maupun dewasa. Kata Qul Hu Ae Lek Suwen menjadi pembicaraan yang khas dari Profil Dan Biodata KH. Anwar Zahid. Selain kata-katanya yang humor dan juga lucu, dalam setiap tausiahnya KH. Anwar Zahid selalu lebih mengutamakan hal-hal yang sangat sederhana yang sering banyak masyarakat lupa, tak cukup hanya itu beliau juga lebih mengedepankan pendekatan masalah yang sering sekali terjadi di masyarakat konflik antar tetangga dan juga dengan lingkungan sering menjadi topik utama, sehingga masyarakat akan dengan mudah mencerna kata demi kata yang beliau sampaikan.

Selain dengan masalah-masalah yang sederhana Profil Dan Biodata KH. Anwar juga paham betul dengan kondisi masyarakat kelas menengah ke bawah mulai dari. Seperti misalnya permasalahan keuangan sampai dengan urusan di dalam rumah antar suami istri. Hal inilah yang menjadikan jamaah seperti menemukan kehidupannya yang telah lama jauh dari ruh Islam, semua itu berkat kepiawaian dari Profil Dan Biodata KH. Anwar Zahid tersebut.

KH. Anwar Zahid tumbuh besar layaknya anak pada umumnya, beliau juga bermain dan belajar layaknya anak pada umumnya. KH. Anwar Zahid mendapatkan pelajaran agama untuk pertama kalinya dari ayahanda beliau yang juga seorang kyai kampung di desa tersebut dengan tempaan sang ayah nilai-nilai akidah islam dan juga nilai bermasyarakat ia peroleh.

Menjelang masuk masa SMP pada tahun 1988 beliau melanjutkan studinya dengan belajar nyantri di sebuah pondok pesantren. Ponpes tersebut sangat terkenal mencetak generasi islami di Jawa Timur yaitu Pondok Pesantren Langitan dibawah asuhan Romo Kyai Abdullah Faqih. Pada masa-masa di Pondok Pesantren Langitan itulah Profil Dan Biodata KH. Anwar Zahid memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya untuk mempelajari agama dengan begitu baik dan juga mendalam. Selain mendalami ilmu agama beliau juga dilatih dengan metode-metode dakwah yang mumpuni sehingga disinilah bakat-bakat beliau dalam berdakwah dan menyiarkan agama Islam mulai terasah dengan baik.

Tiga tahun berlalu Di Pondok Pesantren Langitan, ketika menjelang masa SMA beliau dengan segala kerendahan hatinya sowan kepada Romo Kyai Abdullah Faqih untuk melanjutkan studinya di Gresik. Romo Kyai Abdullah Faqih yang mengetahui niat baik dan ketulusan yang dimiliki dari santrinya tersebut memberikan restu dan juga doanya kepadanya.

Setelah restu dan juga doa dari Romo Kyai Abdullah Faqih diperoleh berangkatlah KH. Anwar Zahid menuju pesantren “APTQ” Sampurnan Bungah Gresik. Pada pesantren itu KH. Anwar Zahid ingin memperdalam ilmu dalam bidang Al-Quran dan juga hafalannya. Di pondok pesantren ini Profil Dan Biodata KH. Anwar Zahid di gembleng dengan pemahaman akan Al Quran secara mendalam baik dari segi pelafalan tafsir dan juga hafalan Al-quran.
Berkat gemblengan dari Pondok Pesantren Langitan dan juga Pondok Pesntren APTQ Sampurnaan Bungah Gresik saat ini beliau mampu dengan baik menjalankan misi dakwah dan juga keumatan.

KH. Anwar Zahid sudah pernah berkeliling nusantara untuk berdakwah kepada masyarakat luas. Bahkan menurut beberapa orang yang dekat dengan beliau mengisahkan bahwa dalam satu hari saja KH. Anwar Zahid bisa sampai enam atau tujuh kali berdakwah tergantung tempatnya, asalkan tempatnya runtut dan juga bergandengan dan tidak begitu jauh beliau akan selalu siap dalam melayani semua lapisan masyarakat yang membutuhkan siraman rohani beliau.

Selain itu yang membuatnya dinantikan oleh jamaahnya adalah beliau tidak pernah memberikan target uang kepada setiap yang mengundang beliau. Beliau akan senantiasa ikhlas berapapun uang yang akan beliau terima dari yang mengundangnya.
Tak hanya eksis dan juga terkenal di dalam negeri saja, Profil Dan Biodata KH. Anwar Zahid juga pernah beberapa kali terlihat mengisi acara dakwah di luar negeri, banyak TKI dan TKW yang ada di luar negeri yang dengan sumbangan secara sukarela mendatangkan beliau untuk memberikan siraman rohani bagi mereka yang selama ini jauh dengan tanah air.

Dalam hal berdakwah beliau pun juga tak lupa dengan masyarakat yang ada di sekelilingnya dengan cara membuat sebuah pesantren yang ada di dekat rumah beliau. Pesantren tersebut digunakan beliau sebagai salah satu cara untuk membaktikan ilmu yang telah ia terima dan juga sebagai salah satu cara mendidik kader-kader muda di daerahnya agar senantiasa memiliki ilmu yang mumpuni dalam agama, dan juga memiliki kemampuan dalam berdakwah seperti beliau. Tak hanya itu saja beliau juga mendirikan sebuah majelis yang ia beri nama Maqoomam Mahmudah majelis tersebut merupakan sebuah majelis dzikir yang mengajarkan kepada jamaahnya untuk selalu mengingat ALLH SWT sang maha pencipta semesta Alam. Bagi Anda yang menginginkan untuk mengikuti majelis Dzikir di Maqommam Mahmudah ini bisa hadir di kediaman beliau setiap Kamis malam Jum’at.

Apabila Anda dan masyarakat yang ada di sekitar rumah Anda ingin mengundang KH. Anwar Zahid maka jangan harap Anda akan dengan mudah untuk bisa di rawuhi ustadz yang satu ini, karena konon sangking banyaknya jadwal yang beliau miliki maka Anda perlu sangat bersabar, karena untuk bisa dihadiri ustadz yang satu ini diperlukan antrian sampai dua tahun atau sampai tiga tahun.
Apalagi jika bebarengan dengan peringatan hari besar agama Islam maka jadwal beliau bisa sangat-sangat padat sekali. Menurut beberapa informasi lain yang bisa dipercaya dalam satu hari saja beliau bisa berpindah sampai tiga atau tempat karena sangking banyaknya yang menantikan beliau.

14/01/2026

Yang mau coba resep masing-masing daun untuk membantu mengatasi flek hitam tanpa dicampur simak sampai akhir

1. Daun Sirih Cina
⁃ Cara pakai:
• Ambil 5 lembar daun sirih cina segar.
• Cuci bersih lalu tumbuk halus.
• Tambahkan sedikit air mawar/air matang.
• Oleskan ke area flek hitam, diamkan 15 menit bilas.

2. Daun Pepaya
Cara pakai:
• Ambil 2 lembar daun pepaya muda.
• Tumbuk halus lalu ambil sarinya.
• Oleskan tipis ke flek hitam
• Diamkan 10 menit, lalu bilas bersih (hati-hati karena agak kuat).

3. Daun Jambu Biji
Cara pakai:
• Ambil 4 lembar daun jambu biji.
• Rebus sebentar dalam 1 gelas air, dinginkan.
• Gunakan air rebusan sebagai toner wajah dengan kapas
• Bisa juga ditumbuk halus lalu dipakai sebagai masker.

4. Serai
⁃ Cara pakai:
• Ambil 1 batang serai (bagian putih)
• Tumbuk halus, campur sedikit air matang
• Oleskan tipis pada flek hitam, diamkan 10 menit. • Bilas hingga bersih.

5. Daun Kelor
Cara pakai:
• Ambil segenggam daun kelor segar.
• Tumbuk/blender halus, campur sedikit air matang
• Oleskan sebagai masker wajah.
• Diamkan 15-20 menit, lalu bilas.

6. Lidah Buaya (Aloe Vera)
Cara pakai:
• Ambil gel segar dari 1 batang lidah buaya.
• Oleskan langsung ke flek hitam.
• Diamkan 20 menit, lalu bilas dengan air hangat.
• Bisa digunakan setiap hari.

Catatan:
Gunakan rutin 2-3 kali seminggu (kecuali lidah buaya bisa tiap hari). Jangan lupa pakai sunscreen saat keluar rumah agar hasil lebih maksimal.


Diagram Silsilah Ringkas Bhre Kertabhumi ❗Garis keturunan Bhre Kertabhumi berakar langsung pada Dinasti Rajasa, dinasti ...
14/01/2026

Diagram Silsilah Ringkas Bhre Kertabhumi ❗

Garis keturunan Bhre Kertabhumi berakar langsung pada Dinasti Rajasa, dinasti penguasa Jawa yang didirikan oleh Ken Arok pada abad ke-13. Dari dinasti inilah lahir Singhasari, lalu Majapahit, dan dari cabang terakhir inilah Bhre Kertabhumi muncul sebagai tokoh penutup sebuah zaman.

Dari Ken Arok, garis kekuasaan berlanjut ke Raden Wijaya, pendiri Kerajaan Majapahit sekaligus menantu Kertanegara. Raden Wijaya menurunkan para raja Majapahit awal, hingga beberapa generasi kemudian lahir Tribhuwana Tunggadewi dan putranya Hayam Wuruk, yang membawa Majapahit ke puncak kejayaan. Setelah Hayam Wuruk wafat, Majapahit memasuki fase rapuh: konflik internal, perebutan legitimasi, dan pecahnya otoritas pusat.

Dari fase inilah muncul Rajasawardhana—dikenal p**a sebagai Bhre Pamotan—yang naik takhta sebagai Raja Majapahit ke-8. Rajasawardhana adalah figur kunci dalam silsilah ini, sebab darinya lahir dua cabang besar yang kelak saling berhadapan. Dari Rajasawardhana lahir beberapa putra, salah satunya adalah Bhre Kertabhumi, yang dikenal sebagai putra bungsu.

Ketika Rajasawardhana wafat, takhta Majapahit tidak jatuh ke tangan Bhre Kertabhumi, melainkan berpindah ke saudara Rajasawardhana, yakni Girisawardhana, yang memerintah lebih dulu. Setelah Girisawardhana wafat pada tahun 1466, kekuasaan dilanjutkan oleh adiknya, Suraprabhawa atau Singhawikramawardhana. Inilah titik awal konflik besar itu.

Bhre Kertabhumi, sebagai putra langsung Rajasawardhana, memandang dirinya memiliki hak darah yang lebih kuat atas takhta dibanding pamannya, Suraprabhawa. Klaim inilah yang mendorongnya melakukan pemberontakan pada tahun 1468. Dengan demikian, dalam struktur silsilah, Bhre Kertabhumi adalah keponakan langsung Suraprabhawa, sekaligus sepupu generasi dari anak-anak Suraprabhawa.

Suraprabhawa memiliki beberapa putra, di antaranya Dyah Wijayakarana, Dyah Wijayakusuma, dan yang paling penting dalam konteks kejatuhan Majapahit, Dyah Ranawijaya. Setelah kalah dalam konflik awal, Suraprabhawa dan keluarganya menyingkir ke Keling, Kediri, dan membangun basis kekuasaan baru dengan gelar Girindrawardhana. Dari garis inilah lahir kelanjutan Majapahit versi Daha.

Dyah Ranawijaya, putra Suraprabhawa, kemudian tampil sebagai figur penentu. Ia mengalahkan Bhre Kertabhumi dan naik sebagai raja Majapahit dengan pusat kekuasaan di Daha. Dalam silsilah, Dyah Ranawijaya adalah sepupu Bhre Kertabhumi, namun secara politik menjadi algojo dari cabang keluarga yang lain.

Adapun Bhre Kertabhumi sendiri dikenal memiliki keturunan yang kelak memainkan peran besar dalam sejarah Jawa berikutnya. Tradisi babad dan kronik Islam Jawa menyebut bahwa Raden Patah, pendiri Kesultanan Demak, adalah keturunan Bhre Kertabhumi—baik sebagai putra langsung maupun cucu, tergantung versi sumber. Klaim inilah yang membuat Demak memandang dirinya bukan sebagai kerajaan asing, melainkan pewaris sah Majapahit.

Dengan demikian, silsilah Bhre Kertabhumi membentuk dua arus besar sejarah Jawa:

Garis Girindrawardhana–Ranawijaya, yang meneruskan Majapahit dari Daha hingga runtuh.

Garis Bhre Kertabhumi, yang bertransformasi menjadi kekuatan baru melalui Demak.

Bhre Kertabhumi kalah sebagai raja, tetapi garis keturunannya justru menang sebagai sejarah. Majapahit runtuh, namun darahnya mengalir ke kerajaan berikutnya—menjadikan akhir sebagai awal, bukan sekadar kejatuhan.

KEN AROK

└── Dinasti Rajasa

└── Raden Wijaya

└── (beberapa generasi)

└── Rajasawardhana
(Raja Majapahit ke-8)

┌───────────────┴────────────────┐
│ │
Bhre Kertabhumi Girisawardhana
(putra bungsu Rajasawardhana) (saudara Rajasawardhana)
│ │
│ Suraprabhawa /
│ Singhawikramawardhana
│ (adik Girisawardhana)
│ │
│ ┌───────────────┴──────────────┐
│ │ │ │
│ Dyah Wijayakarana Dyah Wijayakusuma Dyah Ranawijaya
│ (Raja Majapahit
│ di Daha)

└── (keturunan Bhre Kertabhumi)

└── Raden Patah
(Pendiri Kesultanan Demak)

Bhre Kertabhumi dan Dyah Ranawijaya adalah sepupu
Konflik Majapahit akhir = perang antar-cabang keluarga raja

Garis Ranawijaya:
Melanjutkan Majapahit di Daha (Kediri)
Berakhir kalah oleh Demak

Garis Bhre Kertabhumi:
Kalah lebih dulu
Tapi menjadi leluhur kekuasaan baru (Demak)

Catatan akhir. Bhre Kertabhumi ditumbangkan Dyah Ranawijaya. Di era berikutnya Majapahit Daha sepenuhnya jatuh pada tahun 1527 di tangan Pate Rodim, Sultan Trenggana. Penguasa ke-3 kesultanan Demak.

video

14/01/2026
14/01/2026

HAUL KE - 47 MBAH UD PAGERWOJO, BUDURAN, SIDOARJO

Jum'at, 16 Januari 2026

Cara Mandi Yang BenarUntuk Cegah PecahnyaPembuluh Darah Di Otak& Cegah Stroke Mendadak 1. Sebelum mandi, minum setengah ...
13/01/2026

Cara Mandi Yang Benar
Untuk Cegah Pecahnya
Pembuluh Darah Di Otak
& Cegah Stroke Mendadak

1. Sebelum mandi, minum setengah gelas air putih hangat
2. Pertama siramkan air di telapak kaki
3. Kemudian dilanjutkan dengan segayung dibetis
4. Segayung di paha
5. Segayung di perut
6. Segayung di Bahu
7. Berhentilah sejenak 5 - 10 detik
8. Supaya darah dari bawah "tidak berduyun-duyun" langsung ke atas dan menuju otak yang dapat berakibat fatal Pecah pembuluh darah.

Kita akan merasakan seperti UAP/ANGIN yg keluar dari ubun-ubun, setelah itu lanjutkan dgn mandi.

13/01/2026

Address

Surabaya

Opening Hours

Monday 09:00 - 16:00
Tuesday 09:00 - 16:00
Wednesday 09:00 - 16:00
Thursday 09:00 - 16:00
Friday 09:00 - 11:30
13:00 - 16:00

Telephone

+6282335236669

Website

https://shopee.co.id/khatoelistiwa

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Nuridzati Asyifa Alladuni Nusantara posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Practice

Send a message to Nuridzati Asyifa Alladuni Nusantara:

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram