15/12/2014
BELUM JUGA HAMIL?
Memiliki keturunanan berupa anak yang sholeh adalah dambaan bagi setiap pasangan suami istri yang sudah menikah. Entah itu mereka yang baru saja menikah atau yang sudah bertahun-tahun melangsungkan perkawinan namun tak kunjung juga dikarunia buah hati.
Terkadang karena lamanya tidak juga diberi keturunan, banyak pasangan yang berputus asa untuk mendapatkan keturunan. sedangkan berputus asa adalah salah satu sifat yang dibenci Allah. "janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah"
Nabi Zakaria, diberi keturunan setelah berumur senja, yang kisahnya di abadikan dalam Alquran permulaan surat Maryam 4-6
“Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, ya Tuhanku. Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap mawaliku sepeninggalku, sedang istriku adalah seorang yang mandul, maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putra, yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebahagian keluarga Ya’qub; dan jadikanlah ia, ya Tuhanku, seorang yang diridai” setelah itu beliau di anugrahi putra di usia yang tidak muda lagi.
Beberapa doa untuk memperoleh keturunan
Doa Nabi Zakaria Memohon Diberi Anak yang Sholeh
رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ
Rabbana hablana min azwajina wa zurriyatina qurrata a’yunin, waj’alna lil muttaqiina imaama.
Artinya: Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. (Al-Furqan: 74).
Doa Nabi Ibrahim a.s. ketika belum punya anak:
رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ
Rabbi hablii min ash-shalihiin.
Artinya: Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh. (As-Shaffat: 100)
Istrinya, Sarah, adalah seorang yang mandul dan usianya sudah lanjut. Berkat doa di atas, Nabi Ibrahim a.s. dianugerahi Ismail a.s. (dari istrinya Hajar) dan Ishak a.s. (dari istrinya Sarah).
Sebagai tambahan amalan Anda bisa mencoba untuk senantiasa puasa Senin Kamis atau Puasa Dawud dan memperbanyak sedekah terutama untuk anak-anak yatim piatu. Sebagai pancingan untuk meningkatkan hormone keibuan Anda bisa mendekatkan diri dengan belajar mengasuh bayi saudara atau tetangga sepenuh hati seolah-olah itu adalah anak Anda sendiri.
silahkan SHARE bila bermanfaat, anda juga bisa klik link di bawah ini, untuk ikhtiar kehamilan dengan metode kedokteran
http://goo.gl/QRa3MS