Gizi Vegetarian

Gizi Vegetarian hidup sehat dengan vegetarian,konsumsi vegetarian bukan berarti kurang gizi
sehat dan cantik alami bersama vegetarian ^^

28/10/2014
28/10/2014

selamat siang... jangan lupa ramaikan dan hadiri pameran kami pada hari Sabtu tanggal 1 November 2014 di Grand City Surabaya... bisa konsultasi gratis lhooo + ada souvenir menarik yang menunggu kalian !! ^^

24/10/2014

8. VEGETARIAN FLEXITARIAN : Peraturan kel. Ini sngt longgar, msh mengkons. Daging bserta olahnya sesekali waktu.
9. VEGETARIAN FRUTARIAN : Hanya memakan biji2an, kac2xan kaya vit E dan buah2xan, prinsip memiliki kecantikan kulit dan terlihat tampk lbh muda dari umur sebenarnya.
10. RAW FOODIST : Berbeda dg yg lainya punya anggpn mknn yg melalui proses pemskn aka mengalami keruskn kad. Zat gizinya.Mrk mengkons mknn mentah baik berupa daging(sushi dan sayuran sbg lalapn).

24/10/2014

5. VEGETARIAN PESCO : Ckp unik tdk mengkns.dag. Berwarna merah(dag.sapi, dag.bb, serta dari unggas) tetapi mengkons.dag ikan, susu, telur serta hasil olahnya.
6. VEGETRIAN DEMI : Hmpr sama tdk mengkons.daging merah dan yg dari unggas, tetapi veg.ini tdk bisa dikatakan vegetarian murni, krn msh mengkons.ikan, telur, keju, susu dan hsl olahnya.
7. VEGETARIAN POLLO : Tdk mengkns.hewani /yg.mengd.protein hewani, ttp mengkonsumsi dag. Unggas(ayam, bebek, dan burng dara).Unik mengklaim diri sbg veg.yg menghidr prod hewani namun sesekali mengkons.dag.merah, unggas, ikan serta minum susu pd acr ttt, sehingg sering disebut dg semi vegetarian.

24/10/2014

3. VEGETARIAN LACTO-OVO :
Lacto(susu) dan Ovo(telur).
Tdk mengkon.smua jenis daging, memakan telur dan susu serta produk olahnya.
4. VEGETARIAN OVO : Pantng thdp smua jenis mak. Yg.berbahn dsr daging, dan susu.Masih mengkons.telur serta hasil olahn dari telur.

24/10/2014

1. VEGAN : Vegetarian murni,Memakan mkn nabati(Sayuran, Buah, dan Kacng2xan).
2. VEGETARIAN LACTO : Veg. yg tdk memakan smua jenis daging hewan baik unggs, domba, ikan dan daging merah.yg di mkn(sayuran,buah,biji2an, dan kac2xan, serta susu utk pasokan protein).

24/10/2014

hai guys lagi ngapain ? yuk bentar lagi bakal mimin kasih tau macem2 vegetarian tunggu yaw :D

24/10/2014

Hambatan?bagi penganut vegetarian adalah kekhawatiran akan kekurangan protein, kalsium, zat besi, dan vitamin B12. Zat-zat gizi tersebut banyak terdapat di dalam daging, sedangkan kaum vegetarian bukanlah pemakan daging. Asupan asam amino dalam menu harian sangatlah penting. Asam amino merupakan?unit pembentuk protein, zat yang dibutuhkan tubuh untuk metabolisme dan memperbaiki sel yang rusak. Dari 20 jenis asam amino, ada jenis asam amino yang dapat dibuat oleh tubuh (disebut dengan asam amino non-esensial) dan asam amino yang tidak dapat dibuat oleh tubuh sehingga harus dipasok dari luar tubuh (disebut dengan asam amino esensial).

Sumber dari bahan-bahan nabati?tidak?cukup memenuhi kebutuhan protein di dalam tubuh. Meskipun begitu, kita dapat memvariasikan menu nabati untuk memenuhi kebutuhan protein tubuh. Padi-padian, biji-bijian, sayur, dan kacang-kacangan mengandung asam amino esensial dan non-esensial. Bahkan, protein kacang kedelai nutrisinya setara dengan protein hewani sehingga dapat menjadi sumber protein tunggal.

Protein nabati lebih mudah dicerna dan dapat langsung diserap serta diedarkan ke seluruh tubuh. Sedangkan protein hewani lebih kompleks dan memerlukan lebih banyak enzim saat dicerna sehingga organ tubuh (seperti hati dan ginjal) harus bekerja lebih berat. Sayur dan buah juga merupakan sumber kalsium yang baik, namun penyerapannya di dalam tubuh kurang optimal.

23/10/2014

hai guys mau tau apa itu gizi vegetarian ? manfaat jika kita menjadi vegetarian? pengen sehat dengan vegetarian ? mari kunjungi halaman kami silahkan tanya jawab langsung atau jika ingin lebih jelasnya datang aja tanggal 1 November 2014 di Grand City Surabaya. ditunggu kedatangan kalian ya teman2 :) ;)

22/10/2014

Sebagian orang masih menganggap vegetarian sebagai gaya hidup, pola makan yang ekstrem, namun meragukannya dari sisi kesehatan. Dari situ bermunculan mitos-mitos. Padahal, lewat pemahaman gizi yang baik, pola makan vegetarian tetap aman dan sehat bagi sebagian besar orang. Pola makan ini memiliki beberapa jenis, mulai dari yang masih menyertakan susu dan telur (lacto-ovo vegetarian), hewan laut (pesco vegetarian atau pescetarian), hingga yang menghindari produk hewani sepenuhnya (vegan). Pakar gizi dari Klinik Primavita, dr. Carmelita Ridwan, M.Sc, akan membantu Anda menguraikan fakta-faktanya.

Mitos #1: Tidak mengonsumsi cukup protein

Faktanya: Absen mengonsumsi protein hewani bukan berarti Anda kekurangan asupan protein, karena protein juga terdapat dalam tumbuhan. Namun, untuk menggantikan protein hewani yang mengandung asam amino lengkap, perlu adanya variasi asupan protein nabati, mengingat protein nabati mengandung asam amino yang beragam.

Sumber protein nabati termasuk polong-polongan: kacang merah, kacang hitam, kacang hijau, kacang polong, kacang kedelai, edamame, serta serealia: beras merah, brown rice, oatmeal. Contoh menu yang disarankan adalah nasi merah, sup kacang merah dan tumis sayuran kacang polong, serta tambahan camilan seperti kacang almond, edamame, atau kacang tanah rebus.

Mitos #2: Rentan kekurangan zat besi

Faktanya: Tanpa sumber protein hewani seperti telur dan susu, seorang vegan memang rentan mengalami kekurangan sejumlah nutrisi esensial, termasuk zat besi. Untuk memenuhi kebutuhan zat besi, banyaklah mengonsumsi sayuran hijau (bayam, brokoli, daun singkong), kacang-kacangan, polong-polongan, dan buah kering (kismis, prune, aprikot). Hindari minum teh saat makan, karena dapat menghambat penyerapan zat besi yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.

Mitos #3: Terlarang bagi ibu hamil dan menyusui

Faktanya: Tidak ada larangan khusus bagi ibu hamil dan menyusui untuk menjalani pola makan vegetarian. Terlepas dari pola makan yang dijalani, tiap ibu hamil dan menyusui perlu tetap memperhatikan asupan protein, zat besi, kalsium, vitamin B12, dan vitamin D. Susu nabati, yang diolah dari kedelai, almond, atau beras, dapat dikonsumsi untuk menggantikan kalsium dari susu sapi. Sumber pangan lain yang kaya kalsium misalnya jus jeruk yang difortifikasi kalsium, tofu, kacang kedelai, bok choi, sawi putih, oatmeal, dan brokoli. Selain itu, pemberian suplemen dapat dilakukan untuk menjamin kecukupan asupan vitamin dan mineral.

Mitos #4: Tidak cocok untuk bayi dan anak-anak

Faktanya: Anak-anak terkadang sulit makan, karena itu anak-anak di bawah 5 tahun tidak disarankan mengikuti pola makan vegetarian yang ketat, misalnya vegan. Orang tua harus benar-benar mempunyai pengetahuan tentang kebutuhan nutrisi anak dan sumber makanan apa saja yang bisa disediakan. Untuk itu, diperlukan kerja sama dengan dokter anak dan dokter gizi.

Mitos #5: Lebih mudah lesu dan kehabisan tenaga

Faktanya: Selama kebutuhan nutrisi benar-benar diperhatikan, mereka yang menjalani pola makan vegetarian tak perlu khawatir akan mudah kekurangan energi. Risiko kekurangan nutrisi esensial pun dapat ditangkal dengan memperhatikan jumlah dan jenis makanan, serta mengonsumsi suplemen jika dibutuhkan.

21/10/2014

Semakin banyak orang yang kini
memutuskan untuk menjadi vegetarian. Mungkin
Anda pun termasuk yang sedang
mempertimbangkan untuk memulainya. Entah
karena Anda ingin mulai menerapkan pola makan
yang sehat, menunjukkan kepedulian pada binatang,
alasan spiritual, atau sekadar mengikuti tren.
Seorang vegetarian menjalani diet rendah lemak
dan kaya serat, dan karenanya lebih banyak
mengonsumsi buah-buahan, sayuran, kacang polong,
gandum, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Daging,
unggas, atau ikan tidak lagi menjadi pilihan
(termasuk lemak hewani), dan hanya mengambil
telur atau produk olahan susu lainnya. Namun hal
ini juga tergantung pada tipe vegetarian yang
dijalani, sesuai klasifikasi yang dibuat oleh
American Dietetic Association (ADA).
Misalnya, Vegan adalah vegetarian yang sama sekali
tidak mengonsumsi daging dan berbagai produk
olahannya, termasuk madu. Lacto-vegetarian
mengonsumsi sayuran, buah-buahan, dan produk
olahan susu, namun tidak memakan daging, ikan,
dan telur. Sedangkan Lacto-ovovegetarian
mengonsumsi sayuran, buah-buahan, telur, serta
produk olahan susu.
Sebagai vegetarian, Anda harus merencanakan
dengan matang apa yang Anda konsumsi. Hal ini
untuk mencegah berbagai risiko yang mungkin akan
timbul, seperti kekurangan gizi, atau beberapa
penyakit lain. Kunci dari diet yang sehat adalah
memilih makanan yang bervariasi, dan mengonsumsi
cukup kalori untuk memenuhi kebutuhan energi.
Ada lima kategori vitamin, mineral, dan gizi yang
perlu Anda penuhi, yaitu protein, kalsium, vitamin
D, zat besi, dan vitamin B-12.
Protein, yang biasanya terdapat pada daging, bisa
diimbangi dengan mengonsumsi gandum, kacang-
kacangan, kedelai, produk olahan susu rendah
lemak, biji-bijian, telur, dan kacang polong. Nilai
gizi kacang kedelai setara dengan daging, namun
rendah lemak dan kolesterol. Beberapa produk
olahan kacang kedelai adalah tahu, tempe, dan
oncom. Tempe merupakan salah satu sumber
penghasil zat besi dan serat yang baik. Sedangkan
oncom, yang berbahan baku ampas tahu, mampu
menjadi sumber energi.
Kalsium. ADA merekomendasikan untuk
mengonsumsi setidaknya 1300 mg kalsium per hari.
Hal itu sama dengan lebih dari empat cangkir susu
atau yogurt. Vegetarian dapat memenuhi
kebutuhan kalsiumnya jika menonsumsi jumlah yang
sama dari produk olahan susu rendah lemak atau
bebas lemak, seperti susu, yogurt, dan keju.
Kalsium juga dapat ditemukan pada sayuran hijau
seperti bayam, sawi, kol, lobak hijau, dan bokchoy,
serta brokoli, kedelai, buah ara kering, dan biji
bunga matahari. Sereal yang mengandung kalsium
dan beberapa jus juga boleh dikonsumsi.
Vitamin D , yang membantu tubuh Anda menyerap
dan menggunakan kalsium. Kebanyakan susu kedelai
mengandung vitamin D. Selain itu juga keju,
margarin, sereal, dan puding yang dicampur susu.
Zat besi, dapat ditemukan pada roti, sereal,
sayuran hijau (seperti bayam dan brokoli), buah
kering, biji labu, wijen, dan kacang kedelai.
Mengonsumsi makanan yang tinggi vitamin C,
seperti buah atau jus jeruk, tomat, dan cabai hijau,
membantu tubuh Anda menyerap zat besi dari
sumber tanaman.
Vitamin B-12. Vegetarian yang mengonsumsi
produk olahan susu dan/atau telur umumnya
mendapatkan cukup vitamin B-12. Karena itu tipe
Vegan harus menambahkan susu kedelai yang kaya
vitamin B-12 untuk diet mereka. Mengonsumsi
multivitamin dan suplemen secara rutin juga akan
memenuhi kebutuhan akan B-12.

Address

Grand City Surabaya
Surabaya
60262

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Gizi Vegetarian posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share