20/10/2014
sahabat asoka pasti sudah pernah merasakan leher tengeng atau nyeri leher.Berikut apa saja yang perlu dilakukan untuk mengurangi rasa nyeri di leher..semoga membantu :)
Jika nyeri leher belum mencapai tiga hari, :
- mengompresnya dengan es/air hangat pada bagian yang kaku selama 20-30 menit dengan posisi tengkuranp
- bila di rumah kebetulan ada shower, pancuran air di kamar mandi, mandi di bawah pancuran air hangat dalam waktu lama mempercepat menyembuhkan pegal-pegal di leher yang disebabkan karena otot leher mengejang itu. Dan biarkan tekanan air hangat dari pancuran tercurah di bagian belakang leher
- Untuk mencegah nyeri, stretching pada otot leher memang perlu dilakukan.
- Ada tiga gerakan yang dianjurkan.
Pertama, tundukkan dagu hingga menyentuh dada dan tahan hingga 6 hitungan. Setelah itu, kembalikan ke posisi semula dengan pelan.Gerakan tersebut harus dilakukan secara perlahan, tidak boleh terburu-buru, harus rileks
Gerakan kedua, dekatkan telinga ke bahu kanan dan kiri secara bergantian. Setelah dekat, rasakan tarikan pada otot-otot yang berlawanan. Gerakan tersebut memang menimbulkan nyeri, tetapi itu untuk melemaskan otot. Namun, bila nyerinya sangat terasa, hentikan gerakan tersebut. Bisa saja gerakannya salah
Gerakan ketiga adalah rotasi ke kiri dan kanan. Yaitu, memutar dagu ke arah bahu. Ketika melakukan gerakan tersebut, bahu harus lurus. Jangan mengikuti gerakan. Punggung juga harus lurus. Lakukan gerakan dalam enam hitungan. Bisa dilakukan pagi dan sore, masing-masing lima kali secara bergantian
Jika kompres dan latihan sudah dilakukan, namun setelah dua hari belum mengalami perubahan, segera kunjungi dokter. Biasanya, dokter akan menyarankan meluruskan otot dan membeli obat penghilang nyeri.
Jika anda menggunakan AC saat tidur, pastikan suhu yang dikeluarkan serendah mungkin. Karena, jika masih terasa dingin pada malam hari, otomatis selain menarik selimut, juga posisi tidur pun akan berubah menjadi meringkuk agar tubuh tetap hangat. Hal ini, akan membuat leher menjadi kembali pegal keesokan harinya.
Usahakan agar suhu kamar tetap hangat, sehingga posisi tidur dapat dilakukan dengan meregang atau selonjor. Jika menonton TV atau membaca buku sambil tiduran, pastikan kepala tidak menekuk ke depan, ke belakang atau pun ke samping. Posisi kepala tetap tegak lurus dengan TV atau buku.