Rumah totok Punggung Nurrahmah sehat alami

Rumah totok Punggung Nurrahmah sehat alami metode pengobatan /penyehatan penguraian sumbatan diarea punggung dg metode ditekan dan digetarkan ,

18/02/2026

MARHABAN YAA RAMADHAN 1477 ,MOHN MAAF ATAS SEGALA HAL YANG KURANG BERKENAN

04/02/2026

PUASA NABI DAUD

Puasa Daud (sehari puasa, sehari tidak) merupakan salah satu ibadah sunnah yang paling dicintai oleh Allah SWT dan dicontohkan oleh Nabi Daud AS. Amalan ini bukan hanya sekadar ritual fisik, tetapi juga metode disiplin diri yang komprehensif, menghubungkan hamba dengan Penciptanya sekaligus memberikan manfaat kesehatan fisik dan mental yang terukur secara ilmiah.

Berikut adalah uraian puasa Daud dari perspektif spiritual dan ilmiah:

Perspektif Spiritual: Jalan Menuju Allah

Puasa Daud sering dianggap sebagai puncak amalan puasa sunnah (puasa yang paling utama).

Penyucian Jiwa (Tazkiyatun Nafs): Puasa Daud melatih seseorang untuk mengendalikan hawa nafsu secara konsisten. Ini membantu hati lebih dekat kepada Allah karena berkurangnya kebergantungan pada kesenangan duniawi.

Meningkatkan Ketakwaan dan Komitmen: Konsistensi (istiqomah) sehari puasa dan sehari berbuka membentuk karakter yang tangguh, disiplin, dan meningkatkan keikhlasan dalam beribadah.

Mendekatkan Diri (Taqarrub): Pengamal puasa Daud cenderung lebih bersemangat dalam ibadah lain (seperti shalat malam, membaca Al-Qur'an) karena hati yang lebih tenang dan terjaga.

Rasa Syukur dan Empati: Berbuka di hari tidak puasa mengajarkan rasa syukur atas nikmat makan, sementara puasa melatih empati kepada mereka yang kekurangan.

Perspektif Ilmiah: Kesehatan Fisik dan Mental

Secara ilmiah, puasa Daud serupa dengan metode Modified Alternate Day Fasting (MADF) yang diakui memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa.

Detoksifikasi Optimal: Dengan pola selang-seling, tubuh memiliki waktu cukup untuk beristirahat dan membuang racun (detoksifikasi) tanpa menyebabkan kelelahan ekstrim, berbeda dengan puasa panjang terus-menerus.

Meningkatkan Kesehatan Jantung dan Pencernaan: Puasa Daud membantu mengontrol gula darah, meningkatkan sensitivitas insulin, dan mengurangi akumulasi lemak, yang efektif untuk mencegah penyakit jantung dan diabetes.

Pencegahan Atherosclerosis: Studi menunjukkan bahwa puasa Daud dapat membantu mencegah atherosclerosis (penyumbatan pembuluh darah) dengan mengontrol kolesterol LDL.

Kesehatan Mental dan Pengendalian Diri: Puasa ini meningkatkan kontrol diri, yang secara psikologis berdampak pada pengurangan risiko depresi dan peningkatan kebahagiaan (happiness).

Autophagy (Peremajaan Sel): Proses puasa memicu autophagy, di mana tubuh memakan sel-sel yang rusak atau mati, sehingga terjadi peremajaan sel dan peningkatan imunitas.

Kesimp**an:
Puasa Daud adalah sinergi sempurna antara kebutuhan spiritual dan kesehatan fisik. Secara spiritual, ia menjinakkan nafsu untuk taat kepada Allah, sementara secara ilmiah, ia meremajakan tubuh dan meningkatkan kesehatan fungsional. Hal ini menjadikannya jalan yang efektif untuk meraih kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.

semua orang
02/02/2026

semua orang

30/01/2026

Diakhir zaman yang BAIK menjadi HINA, yangJAHAT menjadi MULIA .Diakhir Zaman.
MENDAPAT PERLINDUNGAN HUKUM

21/01/2026

MAKANAN SYUBHAT ,HATI MENJADI GELAP.

يَا عَلِيُّ، مَنْ أَكَلَ الشُّبُهَاتِ اِشْتَبَهَ عَلَيْهِ دِيْنُهُ وَأَظْلَمَ قَلْبُهُ، وَمَنْ أَكَلَ الْحَرَامَ مَاتَ قَلْبُهُ وَخَفَّ دِيْنُهُ وَضَعُفَ يَقِيْنُهُ وَحَجَبَ اللهُ دَعْوَتَهُ وَقَلَّتْ عِبَادَتُهُ
Wahai 'Ali, barang siapa yang memakan makanan yang syubhat, maka agama orang tersebut menjadi tidak jelas dan hati orang tersebut menjadi gelap, dan barang siapa yg memakan makanan yang haram, maka hati orang tersebut menjadi mati, dan agama orang tersebut menjadi ringan, dan keyakinan orang tersebut menjadi lemah, dan Allah menghalangi doa orang tersebut, dan ibadah orang tersebut menjadi sedikit

wasiyatul mustofa.

13/01/2026

Ujub terhadap Pengetahuan(maerasa Ahli).

Kebanggaan atas Ilmu:
Ujub ini terjadi ketika seseorang merasa bangga dan kagum dengan pengetahuannya, serta merasa lebih pintar atau lebih berilmu dari orang lain. Hal ini dapat menyebabkan kesombongan dan meremehkan orang lain.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Kahf (18:32-39), kisah dua orang laki-laki yang diberi kebun:

وَاضْرِبْ لَهُم مَّثَلًا رَّجُلَيْنِ جَعَلْنَا لِأَحَدِهِمَا جَنَّتَيْنِ مِنْ أَعْنَابٍ وَحَفَفْنَاهُمَا بِنَخْلٍ وَجَعَلْنَا بَيْنَهُمَا زَرْعًا
كِلْتَا الْجَنَّتَيْنِ آتَتْ أُكُلَهَا وَلَمْ تَظْلِم مِّنْهُ شَيْئًا ۚ وَفَجَّرْنَا خِلَالَهُمَا نَهَرًا
وَكَانَ لَهُ ثَمَرٌ فَقَالَ لِصَاحِبِهِ وَهُوَ يُحَاوِرُهُ أَنَا أَكْثَرُ مِنكَ مَالًا وَأَعَزُّ نَفَرًا

"Dan berikanlah kepada mereka sebuah perumpamaan dua orang laki-laki, Kami jadikan untuk seorang di antara keduanya (dua buah kebun) dari anggur dan Kami kelilingi kedua kebun itu dengan pohon-pohon kurma dan di antara kedua kebun itu Kami buatkan ladang. Kedua kebun itu menghasilkan buahnya, dan kebun itu tidak mengurangi sedikitpun dari buahnya; dan Kami alirkan sungai di celah-celah kedua kebun itu. Dan dia mempunyai kekayaan besar, maka ia berkata kepada kawannya (yang mu’min) ketika ia bercakap-cakap dengannya: 'Hartaku lebih banyak daripada hartamu dan pengikut-pengikutku lebih kuat.'"

28/12/2025

Makna Sakit yang sesungguhnya dalam Islam (bagian 1)

Setiap hari, tiap jam, hitungan menit, bahkan detik, kita tidak akan pernah tahu berapa banyak manusia yang ditaqdirkan Allah Swt diuji dengan sakit dengan berbagai ragam dan tingkat kelemahan dan kepayahannya. Sakit bisa menimpa siapa pun diantara kita, bisa itu diri kita sendiri, suami atau istri, orang tua, anak-anak dan keluarga kita lainnya.

Sakit dalam pandangan Islam merupakan bagian dari cobaan yang mengandung banyak faedah bagi seorang muslim, namun mayoritas manusia tidak mengetahuinya. Faedah-faedah sakit sesungguhnya adalah:
Sakit sebagai penebus dosa dan kesalahan
Sakit merupakan penebus berbagai dosa dan menghapuskan segala kesalahan, sehingga sakit menjadi sebagai balasan keburukan dari apa yang dilakukan hamba, lalu dihapus dari catatan amalnya hingga menjadi ringan dari dosa-dosa. Hal itu berdasarkan dalil-dalil yang sangat banyak, di antaranya hadits Jabir bin Abdullah r.a. sesungguhnya ia mendengar Rasulullah Saw bersabda:
“Tidaklah sakit seorang mukmin, laki-laki dan perempuan, dan tidaklah p**a dengan seorang muslim, laki-laki dan perempuan, melainkan Allah Swt menggugurkan kesalahan-kesalahannya dengan hal itu, sebagaimana bergugurannya dedaunan dari pohon.” (HR. Ahmad, 3/346).
Sebagian orang menduga bahwa keutamaan dan pahala yang terdapat dalam hadits tersebut dan yang semisalnya, hanya diperuntukkan bagi orang yang menderita sakit berat atau sakit parah, atau yang tidak bisa diharapkan lagi kesembuhannya saja, padahal sebenarnya berbeda dengan dugaan ini, karena seorang hamba akan mendapat pahala dari musibah yang menimpanya, sekalipun hanya sakit ringan, selama ia tetap sabar dan selalu meminta pahala.
Tidak disangsikan lagi bahwa setiap kali musibahnya lebih besar dan sakitnya sangat berat, maka akan bertambahlah pahalanya, akan tetapi sakit ringan juga tetap akan mendapat pahala.
2. Sakit akan mengangkat derajat dan menambah kebaikan
Sesungguhnya sakit akan mengangkat derajat dan menambah kebaikan. Dalil-dalil tentang hal itu diantaranya hadits ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkatasesungguhnya aku mendengar Rasulullah Saw bersabda:
“Tidak ada seorang muslimpun yang tertusuk duri, atau yang lebih dari itu, melainkan ditulis untuknya satu derajat dan dihapus darinya satu kesalahan” (HR. Muslim no. 2572).
Maka jelaslah dari penjelasan nash-nash ini bahwa disamping menghapuskan kesalahan, juga diperoleh peningkatan derajat dan tambahan kebaikan. Imam an-Nawawi rahimahullah memberikan komentar atas hadits di atas, bahwa terdapat kabar gembira yang besar bagi kaum muslimin, bahwa tidak berkurang sedikitpun dari diri mereka, dan di dalamnya dijelaskan tentang penebus berbagai kesalahan dengan segala penyakit, segala musibah dunia dan duka citanya, sekalipun kesusahan itu hanyalah sedikit. Dan di dalamnya dijelaskan p**a tentang pengangkatan derajat dengan perkara-perkara ini dan tambahan kebaikan (Syarh an-Nawawi atas Shahih Muslim 16/193).

3. Sakit merupakan sebab untuk mencapai kedudukan yang tinggi
Sesungguhnya sakit merupakan sebab untuk mencapai kedudukan yang tinggi, hal itu diindikasikan oleh hadits Abu Hurairah r.a. ia berkata, Rasulullah Saw bersabda:
“Sesungguhnya seseorang akan memperoleh kedudukan di sisi Allah Swt, ia tidaklah memperolehnya dengan amalan, Allah Swt senantiasa terus mengujinya dengan sesuatu yang tidak disukainya, hingga ia memperolehnya” (HR. al-Hakim dan ia menshahihkannya 1/495).

4. Sakit merupakan bukti bahwa Allah Swt menghendaki kebaikan terhadap hamba-Nya
Hal itu ditunjukkan oleh hadits-hadits yang sangat banyak, diantaranya adalah:
Hadits Shuhaib bin Sinan r.a, ia berkata, Rasulullah Saw bersabda:
“Sungguh mengagumkan perkara seorang mukmin, sesungguhnya semua perkaranya menjadi kebaikan, dan hal itu tidak pernah terjadi kecuali bagi seorang mukmin: jika ia mendapat kesenangan, ia bersyukur, maka hal itu menjadi kebaikan baginya, dan jika ia mendapatkan musibah, ia bersabar, maka itu menjadi kebaikan baginya” (HR. Muslim no. 2999).
2. Hadits Abu Hurairah r.a. ia berkata, Rasulullah Saw bersabda:
“Barangsiapa yang Allah Swt menghendaki kebaikan dengannya, niscaya Dia menimpakan musibah kepadanya” (HR. al-Bukhari No.5645).
3. Hadits Anas bin Malik r.a. dari Nabi Saw, beliau bersabda:
“Sesungguhnya besarnya balasan disertai besarnya cobaan, dan sesungguhnya apabila Allah Swt mencintai suatu kaum, Dia mencoba mereka, barangsiapa yang ridha maka untuknya keridhaan dan barangsiapa yang murka maka baginya kemurkaan” (HR. at-Tirmidzi no. 5645).
5. Sakit membawa kepada Muhasabah (introspeksi diri)
Sesungguhnya sakit membawa kepada muhasabah (introspeksi diri) dan tidak sakit membuat orang terperdaya. Hukum ini berdasarkan kebiasaan, pengalaman dan realita. Sesungguhnya apabila seseorang menderita sakit, ia akan kembali kepada Rabb-nya, kembali kepada petunjuk-Nya, dan memulai untuk melakukan intropeksi terhadap dirinya sendiri atas segala kekurangan dalam ketaatan, dan menyesali tenggelamnya dia dalam nafsu syahwat, perbuatan haram serta penyebab-penyebab yang mengarah kepadanya.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata: “Musibah yang engkau terima dengannya terhadap Allah Swt lebih baik bagimu daripada nikmat yang membuatmu lupa untuk berdzikir kepada-Nya. (Tasliyatu ahli al-Masha`ib).
6. Sakit menjadi penyebab kembalinya hamba kepada Rabb-Nya
Bagian ini merupakan pelengkap bagian sebelumnya, cobaan merupakan penyebab kembalinya hamba kepada Rabb mereka, yaitu pada saat Dia menghendaki kebaikan terhadap mereka. Karena inilah, Allah Swt berfirman:
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَآ إِلَى أُمَمٍ مِّن قَبْلِكَ فَأَخَذْنَاهُم بِالْبَأْسَآءِ وَالضَرَّآءِ لَعَلَّهُمْ يَتَضَرَّعُونَ
“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus (rasul-rasul) kepada umat-umat yang sebelum kamu, kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) kesengsaraan dan kemelaratan, supaya mereka bermohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri“(QS. Al-An’aam: 42)
Dan Allah Swt berfirman:
وَبَلَوْنَاهُم بِالْحَسَنَاتِ وَالسَّيِّئَاتِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ
“Dan Kami coba mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, agar mereka kembali (kepada kebenaran)“(QS. Al-A’raaf: 168).(bersambung)

Disarikan dari makalah Faedah-Faedah Sakit karya Ibrahim bin Muhammad al-Huqail, terjemah Team Indonesia, murajaah : Zulfi Askar dan Abu Ziyad

22/12/2025
semua orang Baksos cianten bogor ,07 Des 2025
07/12/2025

semua orang
Baksos cianten bogor ,07 Des 2025

06/12/2025

semua orang

Kondisi "qolbi buruk" (merujuk pada kondisi mental dan emosional negatif seperti stres kronis, kecemasan, depresi, atau sakit hati yang berkepanjangan) dapat memberikan dampak signifikan dan merugikan pada kesehatan fisik seseorang. Hubungan antara kesehatan mental dan fisik bersifat dua arah dan saling memengaruhi.

05/12/2025

Khasiat dan Manfaat Madu Menurut Al-Quran dan Sunnah Nabi

Madu yang kita kenal ternyata memiliki manfaat yang sangat banyak bagi kesihatan, bahkan untuk mengubati penyakit.

Allah SWT berfirman: ”Dan Tuhanmu mewahyukan pada lebah, ”Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan ditempat-tempat yang di bikin manusia.” Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.” (QS. An-Nahl 68-69)

Rasulullah saw. bersabda, ”Hendaklah kalian menggunakan dua obat, Al-Qur’an dan madu.” (HR. Ibnu Majah).

Al-Qur’an adalah obat keraguan dan kebingungan atau kebimbangan hati. Sedang madu adalah obat bagi penyakit. Madu memiliki banyak sekali manfaat atau khasiatnya. Beberapa terapi kedokteran menggunakan madu untuk (mencegah) sesak nafas, batuk, suara serak, hidung yang mengeluarkan cairan, influenza, menyembuhkan luka, radang tenggorokan, luka bakar, lambung, usus duabelas jari. Madu juga dapat membantu memproduksi air susu ibu yang tidak lancar, meredakan nyeri haid, bahkan mengobati kemandulan. Madu juga dapat mencegah berkembangnya bakteri, dan sekaligus membunuh bakteri berkat anti bakteri yang terdapat dalam madu.

Masa penyembuhan dengan menggunakan madu berbeda-beda tergantung kondisi penyakitnya. Jadi penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk medapatkan khasiat yang maksimal, madu sebaiknya di minum satu sampai tiga jam setelah pengambilan, dan gunakanlah madu yang benar-benar murni. Madu yang paling bagus adalah madu yang di hasilkan pada musim semi, lebih-lebih apabila madu tersebut berasal dari pertanian yang luas dan penuh dengan bunga.

Karena begitu banyak manfaat madu, para terapist jaman sekarang menggunakan madu sebagai campuran rempah-rempah, dan ada juga yang menggunakan madu langsung untuk terapi. Madu yang jernih dan murni mempunyai zat gelatin dan seperti karet ketika diambil dengan sendok. Di antara karakteristiknya adalah menurunkan kadar asam apabila lambung sakit dan mengeluarkan zat asam lebih banyak. Hal ini berbeda dengan madu yang tidak murni.

Oleh karena itu, kita sebagai ummat Nabi Muhammad saw. harus bangga dan sudah semestinya membiasakan diri menjaga kesehatan dan hidup sederhana. Makan minum seperlunya, dan tidak berlebihan. Karena penyakit timbul akibat pola makan yang tidak teratur dan berlebihan. Semampu kita dengan niat yang ikhlas menjalankan sunah-sunah nabi serta yakin dengan kebenaran sabda-sabdanya. Semoga kesehatan dan keberkahan selalu menyertai perjalanan hidup kita dalam menjalani hidup dijalan Allah SWT.

Address

Perumahan Bumi Asri , Jalan Delima4, Blok D3, No16, Rt01/Rw17, Kutabumi, Pasarkemis
Tangerang

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00

Telephone

+81286205195

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Rumah totok Punggung Nurrahmah sehat alami posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram

Category