22/08/2021
=== Ganti Gula ke Madu ===
Madu,gula atau sejenis pemanis apapun,sama-sama beresiko membahayakan tubuh bila digunakan secara berlebihan.
Namun, jika melihat manfaat dan kandungan baik yang lebih banyak ditemukan pada madu, maka tidak ada salahnya
untuk beralih ke madu.
Berbeda dengan gula,madu lebih bernutrisi.Madu dilengkapi dengan kandungan Protein,Vitamin,Mineral,Kalsium,
Copper,Potassium,Zinc dan Antioksidan.
Manfaat lebih bagi kesehatan berkat kandungan yang cukup tinggi madu memberikan manfaat memperkuat stamina tubuh
dan memperbaiki sistem pencernaan. (Madu dengan kadar gula
dan levulosa yang tinggi sangat mudah diserap oleh usus bersama dengan zat-zat
organic lain, dengan demikian dapat bertindak sebagai stimulan bagi pencernaan
dan memperbaiki nafsu makan)
Disamping kandungan gulanya yang tinggi (fruktosa 41,0 %; glukosa 35 %;
sukrosa 1,9 %) madu juga mengandung komponen lain seperti tepung sari dan
berbagai enzim pencernaan. Disamping itu madu juga mengandung berbagai vitamin
seperti vitamin A, B1, B2, mineral seperti kalsium, natrium, kalium, magnesium, besi,
juga garam iodine bahkan radium. Selain itu madu juga mengandung antibiotik dan
berbagai asam organic seperti asam malat, tartarat, sitrat, laklat, dan oksalat.
Karena itu madu sangat tinggi sekali khasiatnya.
Berbeda dengan gula biasa yang terdapat dalam permen atau gula yang
dapat merusak gigi (carries) yang diakibatkan oleh tumbuhnya bakteri pembusuk
yang disebut bakteri asam laktat, madu mengandung antibiotika. Meskipun pH-nya
rendah, tetapi karena kandungan mineralnya tinggi mempunyai potensi bersifat basa,
dan karenanya dapat berfungsi sebagai desinfeksi terhadap rongga mulut. (
Madu mempunyai potensi sebagai basa karena itu ia dapat berfungsi sebagai
desinfeksi terhadap rongga mulut. Nenek moyang kita sering menganjurkan
penggunaan 10-15 persen larutan madu dalam air untuk kumur-kumur bagi orang
yang selaput mulutnya sedang radang).
Peranan madu bagi pertumbuhan anak kecil sangat penting karena di dalam
madu terdapat asam folat, yaitu suatu asam yang banyak pengaruhnya terhadap
mahluk yang sedang tumbuh, karena dapat memperbaiki susunan darah , jumlah
erytrosit meningkat, demikian juga kandungan hemoglobin.
Pemberian madu pada anak-anak dapat meningkatkan kadar hemoglobin.
Sebagai perbandingan, anak yang tidak diberi madu kandungan hemoglobinnya
hanya naik sampai 4 persen selama 40 hari. Sedangkan yang mengkonsumsi madu
disamping makan normal, kandungan hemoglobinnya naik 23 persen pada waktu
yang sama.