12/12/2017
GEJALA DAN FAKTOR REMATIK PADA IBU HAMIL
Gejala Rematik Pada Masa Kehamilan
Advertisements
Penyakit rematik atau arthiritis reumatoid adalah dimana terjadi proses peradangan kronis pada selaput bagian dalam kaspul pembungkus sendi, sehingga sendi membengkak dan terasa sakit. Hubungan antara rheumatoid arthritis (RA) dan kehamilan sangat menarik karena dalam masa kehamilan penyakit ini menunjukkan perbaikan yang dramatis. Perbaikan ini dimulai pada:
Trimester I : Ibu masih mengalami gejala rematik seperti kaku, bengkak, nyeri sewaktu-waktu
Trimester II : Ibu masih mengalami gejala yang sama pada trimester satu, namun gejala tersebut makin lama makin mengurang
Trimester III : Gejala pada trimester tiga semakin berkurang, ibu tidak lagi sering mengalami gejala rematik tersebut.
Faktor Penyebab Rematik
Penyebab dari rematik ini bermacam-macam, mulai dari peradangan akibat infeksi, kemudian degeneratif seperti osteoartritis, demam rematik, gangguan metabolik seperti kelebihan asam urat (gout), sampai dengan penyakit autoimun yang sulit disembuhkan seperti rheumatoid arthritis, spondylitis ankylopoetica yang menyerang tulang belakang, dan penyakit lupus. Faktor makanan mungkin saja memiliki pengaruh burk terhadap terjadinya dan kekambuhan gangguan rematik ini, seperti terllau banayk makan daging atau jeroan dapatlah memicu serangan rematik gout (kelebihan asam urat). Namun selain penyebab tadi berikut adalah beberapa hal yang meningkatkan resiko seseorang menderita penyakit rematik:
Wanita memiliki resiko 2-3 kali lebih besar dibanding laki-laki
Kelompok usia 40-60 tahun paling tinggi resikonya menderita penyakit rematik
Jika didalam sebuah keluarga ada yang menderita penyakit ini, maka anggota keluarga yang lain memiliki risiko yang lebih besar
Merokok meningkatkan risiko seseorang terhadap penyakit rematik.