18/01/2026
Nyeri Kanker Payudara
Seorang Perempuan 60 th, menderita kanker payudara kiri stadium lanjut. Sebulan yang lalu sudah dilakukan operasi pengangkatan payudara secara total. Dua pekan yang lalu dilakukan operasi lagi, pengangkatan kelenjar getah bening ketiak. Kemudian telah dilakukan kemoterapi.
Masalahnya, pasien tersebut mulai bahu kiri, lengan sampai telapak tangan kiri mengalami pembengkaan, lemah sulit digerakkan dan nyeri banget.
Nyeri sekali terus menerus, sangat menyiksa, sampai malam gak bisa tidur. Diberi obat anti nyeri apa saja tidak berefek, nyeri tidak berkurang.
Pasien periksa ke Dokter Saraf, Dokter Saraf konsul Poli Nyeri (dr Yosie SpAn).
Penatalaksanaan mengurangi nyeri secara minimal invasif (Intervensional Pain Management) oleh dr Yosie dilakukan tindakan Radiofrequency Ablation pada Ganglion Stellate di leher. Yaitu berupa penyuntikan jarum menuju Ganglion Stellate (Saraf Simlatis), kemudian dialiri gelombang radiofrequency. Tujuannya, mengeblok saraf yg menjalarkan nyeri yg ditimbulkan karena dampak kangker, sehingga nyerinya tidak terasa lagi. Dan juga efek yg diharapkan bengkak yg terjadi lada lengan kiri bisa sedikit berkurang.
Evaluasi hari kedua setelah tindakan, nyeri sudah sangat berkurang :
- skor nyeri sebelum tindakan : 9-10 (nyeri berat)
- skor nyeri setelah tindakan : 2 - 3 (nyeri ringan)
Alhamdulillah, respon terhadap tidakan baik, pasien sekarang lebih nyaman, bisa tidur malam, kwalitas hidup insya Allah lebih baik.
Dr Yosie Arief Sanjaya, SpAn-TI, FIP
Spesialis Anestesi & Nyeri
Konsultasi WA / SMS :
0821 3736 9197
- Poli Nyeri RSUD SMS Wonogiri
- Poli Nyeri RS Mulia Hati Wonogiri