Pusat Belanja Pupuk Organik Nasa

Pusat Belanja Pupuk Organik Nasa kami adalah Distributor resmi dari PT NATURAL NUSANTARA siap melayani pesanan anda d mnapun kapanpun

30/04/2019

SEMANGAT PAG PETANI INDONESIA....

PENEMUAN TERHEBOH !!!

Edukasi pembasmi hama TIKUS pada tanaman padi ala Produk NASA

Padi bapak kena hama tikus...???
tapi pengennya tikus hilang dan padi tetap terjaga kesuburannya....

Bingung gimana cara mengusir tikus tikus disawah???
mudah kok pak, nggak sesulit mengusir tikus negara... :)

Caranya cukup Siapkan:

-1botol pestona (500ml)
-1botol aero (250ml)
-1kg cabe rawit

Siapkan adonannya:

👉1kg cabe rawit diblender lalu disaring ,campurkan dengan 14 tutup botol pestona per tangki.
Lalu campur kan aero 3 tutup botol ke dalam 3 liter air, setelah cabai, pestona dan aero di campur menjadi satu semprotkan pada sekitar batang padi,,,

Salam sukses untuk petani indonesia.

Salam panen raya..
Semoga Bermanfaat Buat Sahabat Semua
Trimksih




TEHNIK MENCAMPUR PESTISIDATolong baca uraian panjang tentang prinsip campur-mencampur dibawah ini.Saya sendiri, secara p...
17/09/2018

TEHNIK MENCAMPUR PESTISIDA
Tolong baca uraian panjang tentang prinsip campur-mencampur dibawah ini.

Saya sendiri, secara pribadi, tidak s**a campur-mencampur, kecuali yg disarankan oleh hasil penelitian.

A. Boleh dicampur
1. Didukung oleh hasil penelitian, atau disarankan oleh FRAC, IRAC atau HRAC. Contohnya, pencampuran fungisida kontak non-sistemik dan fungisida sistemik tertentu untuk mencegah resistensi (saran FRAC). Contoh lain, herbisida glufosinat boleh dicampur dengan diuron, simazin, MCPA, dsb (The Pesticide Manual, BCPC).

2. Secara kimia dan fisika bahan aktif yg dicampur cocok/kompatibel: - Bercampur dengan baik (tidak menggumpal, tidak mengambang, tidak mengendap). - Suhu tidak naik. - Tidak meracuni tanaman.

3. Ada kalanya pestisida dicampur untuk memperluas spektrum pengendalian. Contohnya kalau pada saat yg sama di tanaman ada hama dan penyakit, fungisida dan insektisida (yg cocok) boleh dicampur. Contoh lain herbisida yg kuat utk gulma daun sempit dengan herbisida yg kuat utk gulma daun lebar.

B. Tidak boleh dicampur.
1. Bahan aktif yg dicampur tidak cocok (kebalikan dari A2 tsb diatas). Contohmya, formulasi WP sering tidak mau bercampur sempurna dengan EC.

2. Jangan mencampur dengan pupuk daun. Kecuali dalam kemasan pupuk daun dinyatakan jelas bisa dicampur dengan pestisida lain.

3. Baca peringatan pada label kemasan pestisida (Contoh, banyak pestisida diberi peringatan jangan dicampur dengan bahan alkalis, jangan dicampur dengan fungisida tembaga, jangan campur abamektin dengan fungisida captan, dll).

Kalau mau mencampur yg belum jelas, coba dulu sedikit. Kalau ok, teruskan. Kalau tidak ok (misalnya tanaman terbakar) jangan dilanjutkan.
Moga manfaat

PENYAKIT TANAMAN JAGUNGPenyakit Bulai (Downy Mildew)Penyakit Bercak Daun (Leaf bligh).• Penyebab: cendawan Helminthospor...
15/09/2018

PENYAKIT TANAMAN JAGUNG

Penyakit Bulai (Downy Mildew)

Penyakit Bercak Daun (Leaf bligh).

• Penyebab: cendawan Helminthosporium.
• Gejala: Daun tampak bercak memanjang dan tteratur berwarna kuning dikelilingi warna coklat. Bercak berkembang meluas dari ujung daun hingga ke pangkal daun, semua bercak tampak basah, kemudian berubah warna menjadi coklat kekuning--kuningan, lalu berubah menjadi coklat tua. Akhirnya seluruh permukaan daun berwarna coklat.

• Pengendalian:

o Pergiliran tanaman.
o Mengatur kondisi lahan tidak lembab.
o Preventif diawal dengan Natural GLIO

Penyakit Karat (Rust).

• Penyebab: Cendawan Puccinia sorghi Schw dan P.polypora Underderw.
• Gejala: pada tanaman dewasa, daun tua terdapat titik-titik noda berwarna merah kecoklatan seperti karat serta terdapat serbuk berwarna kuning kecoklatan, serbuk cendawan ini berkembang dan memanjang.

• Pengendalian:

o Mengatur kelembaban.
o Menanam varientas tahan terhadap penyakit.
o Sanitasi kebun
o Semprot dengan GLIO.

Penyakit Gosong Bengkak (Corn s**t/boil s**t)

• Penyebab: Cendawan Ustilago maydis (DC) Cda, Ustilago zeae (Schw) Ung, Uredo zeae Schw, Uredo madis DC.
• Gejala: masuknya cendawan ini ke dalam biji pada tongkol sehingga terjadi pembengkaan dan mengeluarkan kelenjar (gall), pembengkakan ini menyebabkan pembungkus rusak dan spora tersebar.

• Pengendalian:

o Mengatur kelembaban
o Memotong bagian tanaman yang terkena dan dibakar.
o Benih yang akan ditanam dicampur GLIO dan POC NASA

Penyakit Busuk Tongkol dan Busuk Biji.

• Penyebab: Cendawan fusarium atau Gibberella antara lain Gibberella zeae (schw), Gibberella fujikuroi (Schw), Gibberella moniliforme.
• Gejala: Dapat diketahui setelah membuka pembungkus tongkol, biji-biji jagung berwarna merah jambu atau merah kecoklatan kemudian berubah menjadi warna coklat sawo matang.
• Pengendalian:
o Menanam jagung varientas tahan, pergiliran tanam, mengatur jarak tanam, perlakukan benih
o Aplikasikan Natural GLIO di awal tanam.

SEMOGA BERMANFAAT :)

Dengan potensi alam yang tersedia, pakan alami sangat mudah didapat. Dengan bioteknology yang tepat, limbah pertanian da...
14/09/2018

Dengan potensi alam yang tersedia, pakan alami sangat mudah didapat. Dengan bioteknology yang tepat, limbah pertanian dapat diolah menjadi pakan berkualitas tinggi. Limbah yang difermentasi misalnya, kandungan gizi dan protein lebih tinggi, lebih mudah dicerna ternak dan bisa disimpan dalam waktu satu bulan. Dengan bioteknology yang berteknologi NASA ini, juga menghasilkan pupuk organik yang sangat bermanfaat bagi tanaman. Dengan NASA ini, persoalan sanitasi dan lingkungan dapat diatasi.
Melalui Teknologi NASA, ternak sapi lebih sehat karena mampu menyeimbangkan mikroorganisme di dalam perut ternak, alhasil bobot sapi akan terus bertambah dan memiliki keuntungan yang lebih besar

INFO KONSULTASI HUBUNGI
WHATSAPP 0877 3423 0273

Salah satu obat daun keriting cabe, tomat, lada dan lain lain ialah NATURAL BVR.BVR (Beuveria Bassiana) merupakan salah ...
12/09/2018

Salah satu obat daun keriting cabe, tomat, lada dan lain lain ialah NATURAL BVR.

BVR (Beuveria Bassiana) merupakan salah satu produk pestisida organik PT Natural Nusantara sebagai pengendali hama dan penyakit pada tanaman. Natural BVR sangat efektif dan efisien membasmi hama sasaran, akan tetapi tidak akan mematikan musuh alami, jadi, sangat selaras dengan keseimbangan alam. Natural BVR mendukung program pertanian berkelanjutan, mudah digunakan dan harganya cukup terjangkau, aman bagi lingkungan, manusia dan juga hewan.
Manfaat Penggunaan Natural BVR
Efektif dan efisien terhadap hama sasaran
Tidak mematikan musuh alami
Selaras keseimbangan alam, mudah dan relatif murah
Mendukung program pertanian berkelanjutan
Aman terhadap lingkungan, manusia dan hewan
Mekanisme Kerja Natural BVR
Natural BVR masuk melalui mulut serangga hama, kemudian tumbuh dan berkembang menghancurkan sistem organ dari dalam. BVR menempel pada kulit hama dan mengeluarkan enzim (Kitinase, Protease, Lipase) untuk menghancurkan kulit. BVRmengeluarkan racun (Beauvericin, Beauveroilides, Asam oksalat) untuk membunuh hama. Miselium tumbuh secara progresif dan muncul badan buah berwarna putih pada hama yang mati, jika hama terinfeksi tersinggung hama sehat, maka hama akan tertulari, penularan dapat melalui angin. Kematian hama berkisar + 4-8 hari setelah terinfeksi BVR.
Tanaman Sasaran
Padi, Bawang merah, Kacang panjang, Cabai, Tomat, Kubis, Buncis, Semangka, Kentang, Apel, Mangga, Coklat
Hama Sasaran Utama
Wereng (Nilaparvata sp.; Nephotettix sp.; Sogatella sp.), Penggerek batang padi (Thryporhiza sp.; Chilo supressalis), Walang sangit

(Leptocorixa accuta), Kutu Daun, Kutu Dompolan, Penggerek buah coklat
PETUNJUK PENGGUNAAN BVR
Dosis 1-2 gram/liter atau + 100 gram per 1000 m2
Semprotkan ke tanaman pada sore hari
Bisa dicampurkan dengan POC NASA atau Hormonik
PERINGATAN PENGGUNAAN BVR!
Jangan dicampur dengan pestisida lain.
Simpan ditempat yang sejuk dan terlindung dari sinar matahari langsung.
Info lebih lanjut silahkan HUBUNGI WHATSAPP 0877 3423 0273

MEMPEROLEH MANFAAT LUAR BIASA DARI FERMENTASI URIN TERNAKUrine Mendengar kata urin, urine, air seni, atau air kencing ya...
27/08/2018

MEMPEROLEH MANFAAT LUAR BIASA DARI FERMENTASI URIN TERNAK

Urine Mendengar kata urin, urine, air seni, atau air kencing yang terlintas dalam pikiran kita adalah aromanya yang bau, kotor, najis, dan harus dibuang atau dibersihkan….hehe, memang persepsi tersebut tidak lah salah..

Urin, air seni, air kencing
urineUrin memang salah satu produk ‘buangan’ yang harus dibuang dari tubuh. Nah, sebelum melangkah lebih jauh, apa sih definisi dari urin itu sendiri ? Apabila kita ingin mengetahui definisi ilmiah-nya, menurut beberapa sumber ilmu biologi yang dapat dipercaya dan saya peroleh (salah satunya dari wikipedia), Urin atau air seni atau air kencing adalah cairan sisa yang diekskresikan oleh ginjal yang kemudian akan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui proses urinasi. Eksreksi urin diperlukan untuk membuang molekul-molekul sisa dalam darah yang disaring oleh ginjal dan untuk menjaga homeostatis (ketahanan atau mekanisme pengaturan lingkungan kesetimbangan dinamis dalam organisme secara konstan) cairan tubuh. Urin disaring di dalam ginjal, dibawa melalui ureter (saluran) menuju kandung kemih, akhirnya dibuang keluar tubuh melalui uretra.

Komposisi Urin
Urin terdiri dari air dengan bahan terlarut berupa sisa metabolisme (seperti urea), garam terlarut, dan materi organik. Cairan dan materi pembentuk urin berasal dari darah atau cairan interstisal. Komposisi urin berubah sepanjang proses reabsorpsi ketika molekul yang penting bagi tubuh, misal glukosa, diserap kembali ke dalam tubuh melalui molekul pembawa. Cairan yang tersisa mengandung urea dalam kadar yang tinggi dan berbagai senyawa yang berlebih atau berpotensi racun yang akan dibuang keluar tubuh. Materi yang terkandung di dalam urin dapat diketahui melalui urinalisis. Urea yang dikandung oleh urin dapat menjadi sumber nitrogen yang baik untuk tumbuhan dan dapat digunakan untuk mempercepat pembentukan kompos atau pupuk organik.

Pemanfaatan Urin
Meskipun sebagai ‘produk buangan’, ternyata urin sejak dulu sudah banyak dimanfaatkan umat manusia. Urin manusia sudah lama dimanfaatkan dalam ‘terapi urin’, untuk pengobatan, pembersih luka, sampai untuk kosmetika (waduh…)

Pemanfaatan urin hewan ternak, sejak dulu telah dilakukan p**a oleh bangsa Jepang untuk dijadikan pupuk. Dalam urin hewan ternak, ternyata berdasarkan penelitian misalnya dalam urin kambing sudah mengandung Nitrogen 36,9 – 37,31 %, Fosfat 16,5 – 16,8 ppm, dan Kalsium 0,67 – 1,27 %. Komposisi ini mirip dengan komposisi pupuk SP-36.

Berdasarkan penelitian p**a, 2 (dua) kilogram pupuk urea ternyata setara dengan 2,5 liter pupuk dari hasil fermentasi urin kambing….wow. Dan berdasarkan data, rata-rata seekor kambing/domba dapat menghasilkan 2,5 liter urin per hari…waw. Dengan demikian, bagi para petani dan peternak akan banyak manfaat yang dapat diperoleh dari limbah ternak berupa urin ini. Petani dapat lebih mandiri dan melepaskan ketergantungan terhadap pupuk kimia buatan/anorganik.

Berikutnya, mari kita bahas secara ringkas cara menghasilkan pupuk cair dari urin melalui proses fermentasi tersebut.

Fermentasi Urin dengan menggunakan TADEX
Fermentasi Urin bertujuan menghasilkan pupuk cair dengan bahan dasar urin dengan komposisi yang dihasilkan menjadi lebih baik. Salah satu dari reaksi positif yang terjadi dari fermentasi ini adalah adanya pengikatan Nitrogen yang lebih tinggi oleh mikroba selain sebagai dekomposer.

Dengan difermentasi, bau khas urin juga akan hilang karena berkurangnya jumlah gas amoniak, fermentasi dengan TADEX juga dapat menekan pertumbuhan jamur dan bakteri yang merugikan tanaman, tetapi dapat hidup berdampingan dengan bakteri fotosintetik, dan mikroorganisme bermanfaat lainnya.

Proses Fermentasi Urin
Alat dan Bahan :
Tong plastik bertutup atau bisa memanfaatkan ember bekas cat tembok
Gelas ukur atau gayung 1 liter
Pengaduk
Masker bila perlu (untuk yang tidak biasa dengan aroma urin…hehehe)
Sarung tangan plastik
TADEX
Gula Pasir
Resep :
Berikut adalah resep perbandingan kebutuhan bahan-bahan :

Urin ternak (kelinci, kambing, sapi) : 10 liter
TADEX : 100 ml (± 10 tutup botol TADEX)
Gula pasir : 2 (dua) sendok makan
Cara Kerja :

Masukkan urin yang akan difermentasi ke dalam tong plastik.
Ambil dan masukkan ± 500 ml urin ke dalam gelas ukur atau gayung, masukkan TADEX dan gula pasir, kemudian aduk sampai larut.
Larutan TADEX tersebut kemudian masukkan ke dalam tong plastik yang telah berisi urin.
Aduk larutan urin sehingga larutan TADEX tercampur dan larut dengan sempurna.
Tutup tong plastik dan biarkan fermentasi berlangsung selama 1 x 24 jam
Setelah selesai buka penutup dan biarkan dulu. fermentasi yang berhasil ditandai dengan terjadinya perubahan terutama aroma yang sudah tidak berbau urin lagi.
Pupuk hasil fermentasi urin siap digunakan.
Pupuk hasil fermentasi urin ini akan lebih baik lagi bila memanfaatkan urin dari hewan ternak yang telah menerapkan pola HCS dalam pemeliharaannya.
Aplikasi Pupuk Hasil Fermentasi Urin
Pupuk diaplikasikan dengan mencampurnya ke dalam air, berikut adalah beberapa cara aplikasi untuk tanaman dengan cara penyemprotan atau dikocorkan

1. Penyemprotan
Dosis urin hasil fermentasi untuk setiap tanki semprot (kapasitas ± 14 liter) :

Urin Kelinci : 250 ml (atau setara ukuran 1 gelas air mineral)
Urin Kambing : 750 ml (setara ukuran 3 gelas air mineral)
Urin Sapi : 1500 ml (setara ukuran 6 gelas air mineral)
Cara Pencampuran :

Hasil Fermentasi sesuai dosis perbandingan diatas dimasukkan ke dalam Tangki semprot.
Tambahkan 8 tutup TADEX (yang telah dilarutkan dalam 1 liter urin bersama gula)
Tambahkan air hingga tanki semprot penuh
Biarkan 15 menit sebelum larutan digunakan
Baru kemudian gunakan untuk menyemprot tanaman
2. Dikocorkan
Pupuk juga bisa langsung dikocor atau dikucurkan langsung ke bagian akar tanaman dengan dosis sebagai berikut (dosis dengan urin dari kambing, urin dari hewan lain tinggal lihat perbandingan di atas) :

Tanaman Kecil ( tomat, lombok, mentimun, pare, kacang, dll ). Dikocor pada bagian akar ± 1/4 gelas air mineral.
Tanaman Besar ( mangga, jambu, belimbing, asem, klengkeng, dll ). Lakukan pengocoran pada bagian akar 1 – 2 gelas air mineral (250 – 500 ml)

Demikian secara singkat cara pemanfaatan urin ternak untuk dijadikan pupuk melalui proses fermentasi. Fermentasi urin ini diharapkan dapat lebih mengurangi ketergantungan kita terhadap pupuk kimia dan dapat menekan biaya untuk membeli pupuk.

Aplikasi ini akan sangat luar biasa hasilnya bila secara terpadu kita aplikasikan p**a dengan penggunaan pupuk SUPERNASA POC NASA HORMONIK DAN POWER NUTRITIONlangsung.

Ok, sekian dan semoga bermanfaat…..

KEGIATAN PENGIRIMAN HARI INI MONGGO BUAT SAHABAT PETANI SEMUA YANG LAGI MENCARI PUPUK BERKUALITAS TINGGI DAN BERTEKNOLOG...
16/08/2018

KEGIATAN PENGIRIMAN HARI INI
MONGGO BUAT SAHABAT PETANI SEMUA YANG LAGI MENCARI PUPUK BERKUALITAS TINGGI DAN BERTEKNOLOGI YANG MAMPU MENINGKATKAN HASIL PANEN KAMI SIAP MELAYANI PARTAI BESAR MAUPUN ECERAN

INFO KONSULTASI DAN PEMESANAN
HUBUNGI WHATSAPP 0877 3423 0273

Hasil lebih oftimalPanen lebih cepat Untung lebih berlipatMari kita tingkatkan hasil budidaya kita Info konsultasi dan p...
27/07/2018

Hasil lebih oftimal
Panen lebih cepat
Untung lebih berlipat

Mari kita tingkatkan hasil budidaya kita
Info konsultasi dan pemesanan produk
Hubungi whatsapp 0877 3423 0273

Mari kita tingkatkan hasil panen kita bersama PT NATURAL NUSANTARA Info lebih lanjut hubungi Whatsapp 0877 3423 0273
27/07/2018

Mari kita tingkatkan hasil panen kita bersama PT NATURAL NUSANTARA

Info lebih lanjut hubungi
Whatsapp 0877 3423 0273

🌲  KENDALIKAN  SUNDEP  & BELUK, SEBELUM  MENGAMUK🍂🍂🍂🍂🍂🍁 Penggerek Batang merusak pertanaman Padi pada semua fase tumbuh,...
12/07/2018

🌲 KENDALIKAN SUNDEP & BELUK, SEBELUM MENGAMUK

🍂
🍂
🍂
🍂
🍂

🍁 Penggerek Batang merusak pertanaman Padi pada semua fase tumbuh, sejak persemaian sampai panen.

🍁 Bila tanaman Padi masih muda, anakan yang rusak berwarna coklat & mati, kondisi ini disebut SUNDEP.

🍁 Bila kerusakan terjadi pada fase pembentukan Malai, maka Malai berwarna putih dL& disebut BELUK.

🍁 PENGENDALIAN HAMA PENGGEREK BATANG PADI :

📌 CARA KULTUR TEKNIS :

Varietas berumur genjah, anakan banyak, hingga kini belum ad varietas yang tahan terhadap serangan Hama Penggerek Batang.

● Tanam serempak, dalam satu hamparan tidak lebih dari tiga minggu.

● Mengatur waktu tanam, sehingga ngengat dari jerami tidak dapat meletakan telur di persemaian.

● Memotong jerami serendah mungkin & dimusnahkan.

● Pemupukan berimbang, hindarkan pemupukan N yang berlebihan, pupuk K dapat mengurangi keparahan akibat serangan hama Penggerek Batang.

● Segera setelah Panen tunggul jerami dimusnahkan ato segera dibajak.

📌 CARA MEKANIS :

Mengairi sawah lebih awal sehingga mendorong semua ulat menjadi kupu2 yang pada saat itu tanaman Padi belum ad.

Pengambilan & pemusnahan kelompok telur pada persemaian.

Pengambilan & Pemusnahan kelompok telur pada tanaman muda.

Edisi Berbagi Ilmu

☂️☂️☂️☂️☂️☂️☂️☂️☂️☂️☂️☂️☂️

👉Info Pemesanan Produk Atau Ingin Menjadi Agen / Distributor Nasa di Indonesia atau Luar Negeri .............
Silahkan Hubungi
👉Whatsapp 0877 3423 0273

Dapat Kiriman Testimoni dari penggunaan Pupuk Nasa,Bertani hal yang paling ditakutkan adalah gagal panen, panen yang tid...
02/07/2018

Dapat Kiriman Testimoni dari penggunaan Pupuk Nasa,

Bertani hal yang paling ditakutkan adalah gagal panen, panen yang tidak sesuai harapan.

Bersama NASA siap membantu anda untuk:

1. Memperbaiki tanah agar semakin subur dan kaya akan unsur hara dengan SUPERNASA cukup 3-6kg perhektar.
Tanah adalah faktor utama untuk menghasilkan PANEN YANG BAIK mengingat tanah saat sudah keras dan miskin unsur hara, bahkan ada sebuah penelitian untuk mengembalikan kesuburan tanah dibutuhkan 40-80 ton pupuk kandang, tetapi pupuk kandang tidak di semua tempat tersedia untuk itu lebih mudah dan praktis Pemapakaian Pupuk Organik SUPERNASA.

2. Memberikan nutrisi lengkap lebih khusus unsur mikro, asam organik, asam humat vulvat, hormon dan lain sebagainya.

3. Memperbaiki ekosistem sebab NASA adalah organik murni.

4. Untuk Perangsang mempercepat pertumbuhan tanaman cukup POC NASA DAN HORMONIK.

4 Pengendalian Virus Bakteri, Hama Kutuan2 Ulat DLL GLIO, BVR, PESTONA

👉Info Konsultasi dan pemesanan produk
👉Hubungi whatsapp 0877 3423 0273

💥Ada yang bertanya Bagus dan penting mana antara NPK phonska, NPK mutiara  atau produk NASA 💥Unsur hara makro adalah uns...
27/06/2018

💥Ada yang bertanya
Bagus dan penting mana antara NPK phonska, NPK mutiara atau produk NASA

💥Unsur hara makro adalah unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah banyak. Unsur hara makro terdiri dari nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K), sulfur (S), kalsium (Ca), dan magnesium (Mg).

💥Unsur N-P-K unsur pokok atau unsur utama, dikemas nama apapun unsurnya tetap NPK
NPK ibarat kebutuhan pada manusia NASI
Nasi bisa dikemas jadi Lontong,ketupat,dll,

💥Unsur hara mikro adalah unsur hara yang diperlukan tanaman dalam jumlah sedikit. Unsur hara mikro ada 7 jenis, yaitu besi (Fe), klor (Cl), mangan (Mn), tembaga (Cu), seng (Zn), boron (Bo), dan molibdenum (Mo).

💥Zat Pengatur Tumbuh
Auksin - Giberelin(GA3) - Sitokinin (Zeatin)

💥Mikroorganisme Tanah
Mikroorganisme tanah merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruhi kesuburan tanah. Sebagian besar pertumbuhan tanaman tidak terlepas dari mikroorganisme tanah
konsultasi : Whatsapp : 0877 3423 0273

Address

Yogyakarta City
55291

Telephone

087734230273

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pusat Belanja Pupuk Organik Nasa posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Practice

Send a message to Pusat Belanja Pupuk Organik Nasa:

Share