08/12/2020
HIDUP SEHAT DENGAN TERAPI BEKAM
Bekam adalah salah satu metode terapi tradisional yang memiliki banyak manfaat. Ingin tahu apa saja manfaat bekam untuk kesehatan tubuh ?
Yuk simak penjelasan berikut.
Mungkin sebagian dari kita masih asing dengan dengan metode terapi bekam apalagi manfaat-manfaatnya. Oleh karena itu mari kita ulas satu per satu dari definisi sampai manfaatnya.
Apa itu bekam ?
Bekam atau cupping adalah terapi tradisional yang khas dari daerah Tiongkok dan juga Timur Tengah. Caranya adalah dengan meletakkan cup atau cangkir khusus pada titik tertentu pada permukaan kulit untuk menciptakan efek menyedot.
Untuk menciptakan efek menghisap tersebut, cup biasanya dipanaskan terlebih dahulu sebelum dipasang atau bisa juga menggunakan p***a khusus.
Bekam sendiri ada 2 jenis, yakni bekam basah dan bekam kering.
Untuk bekam basah, biasanya area kulit akan ditusuk terlebih dahulu dengan jarum halus agar “darah kotor & toksin” bisa tersedot keluar.
Apa semua orang boleh melakukan bekam ?
Tidak semua orang boleh melakukan terapi ini karena beberapa alasan, berikut beberapa golongan yang tidak disarankan melakukan bekam:
1. Anak-anak dan balita. Bagi anak yang masih berusia di bawah 4 tahun tidak disarankan mendapat terapi ini. Sedangkan anak yang lebih tua boleh, hanya saja durasinya tak boleh terlalu lama atau sering.
2. Ibu hamil. Bagi Moms yang sedang hamil, ada baiknya hindari melakukan bekam pada area perut dan juga punggung bagian bawah.
3. Bagi anda yang sedang mengonsumsi obat untuk pengencer darah juga tidak disarankan melakukan bekam.
MANFAAT BEKAM
Para ilmuwan mengaitkan bekam dengan berbagai manfaat untuk kesehatan, berikut beberapa di antaranya:
1. Meredakan rasa sakit
Ada beberapa penelitian yang menunjukkan adanya manfaat bekam untuk meredakan rasa sakit & pegal.
Selain itu, jurnal Revista Latina-Americano De Enfermagem juga memperlihatkan manfaat bekam untuk mengurangi rasa sakit dan pegal pada otot dan punggung.
2. Manfaat bekam untuk para atlet
Dilansir dari Medical News Today, sebuah jurnal yakni Journal of Alternative and Complementary Medicine menulis bahwa semakin banyak atlet yang menggunakan bekam sebagai salah satu metode pemulihan setelah masa pelatihan.
3. Meningkatkan sirkulasi darah
Seperti pembahasan di poin sebelumnya, bekam melibatkan efek menyedot dan kadang melubangi kulit dan mengeluarkan darah.
Nah, proses ini ternyata bisa memperlancar sirkulasi darah pada area yang dipasangi cup. Suplai darah yang lancar pada area tersebut mampu membantu meredakan ketegangan otot dan meningkatkan perbaikan sel.
Selain itu, meningkatnya sirkulasi dengan bekam juga bisa membantu mengurangi tampilan dari selulit.
4. Melepas racun dalam tubuh
Proses hisap dari bekam mendorong jaringan untuk mengeluarkan racun melalui darah. Aliran darah ini berfokus membantu tubuh membilas racun melalui sistem limfatik.
Sistem limfatik ini bertanggung jawab untuk menghilangkan racun dan juga limbah dari dalam tubuh kita.
5. Manfaat bekam lainnya
Dilansir dari WebMD, sebuah penelitian yang dipublikasikan di PLoS One menyebut bahwa terapi bekam bisa bekerja secara efektif pada pasien apabila mereka juga mendapat perawatan lain.
Seperti konsumsi obat herbal dan akupuntur. Beberapa penyakit yang bisa diatasi diantaranya:
* Jerawat.
* Penyakit akibat virus herpes.
* Kelumpuhan wajah.
* Spondylosis serviks.
Selain itu, British Cupping Society juga menyebut bahwa terapi bekam bisa digunakan untuk mengobati beberapa penyakit berikut ini:
* Gangguan darah seperti anemia dan hemofilia.
* Penyakit rematik seperti radang sendi dan fibromyalgia.
* Masalah kesuburan.
* Permasalahan kulit seperti eksim.
* Tekanan darah tinggi.
* Migrain.
* Kecemasan dan depresi.
* Bronkitis.
* Dan pelebaran pembuluh darah.
Yuk tunggu apalagi, mulailah rutin melakukan Terapi Bekam dari sekarang, agar badan selalu sehat dan bugar.
Semoga bermanfaat